Hai Pada kesempatan kali ini kita akan menceritakan tentang bhatara Siwa yang menjadi raja di Kerajaan Medang jiwanda yang bergelar Sri Maharaja baliak Hai dimana kebijakannya telah berhasil membuat keempat Maharaja lainnya Merasa tersaingi dan kembali menjadi dewa kecuali Sri Maharaja Surabaya yang tetap bertahan dan kemudian membangun Kahyangan Suralaya sebagai cabang Kayangan combring Salahkah aku Hai Mari kita simak ceritanya Pada suatu hari Sri Maharaja Prajapati di perancangan mengganti dihadapkan dua batiknya yaitu Rashid Rasta dan bersyukur Samba mereka sedang membicarakan permasalahan para penduduk yang terdiri dari bangsa manusia dan raksasa tiba-tiba datang seorang manusia bernama Adri k yang menghadap untuk memohon keadilan Hai Nafi kamu ceritakan bahwa istrinya telah tewas dimangsa raksasa Akan tetapi karena ia tidak mengetahui Siapa nama raksasa gitu sehingga Sri Maharaja Prajapati mengaku kesulitan untuk memutuskan perkara Hai Sri Maharaja Prajapati hanya bisa memberikan saran supaya nutrica mereka lagi dengan perempuan lain Afrika sangat kecewa terhadap keputusan Sri Maharaja Prajapati tersebut Oh iya lalu pergi ke gunung Mahendra untuk memohon keadilan kepada Sri Maharaja baliak pemimpin Kerajaan Medang jiwanda Hai Sri Maharaja bahagia sangat prihatin mendengar kisah natika ia memberikan daun rontal yang sudah ditulisi mantra al-azhar sekali untuk membunuh kaum raksasa nantikan sangat berterima kasih dan segera membawa pulang kau Murottal tersebut Sesampainya di kerajaan Medang Kitty Navy kaum menaruh daun rontal itu di jalanan dan mengintip dari tempat persembunyian Hai pada seorang raksasa bernama Ditya selengkap Pak sedang mencari mangsa tanpa sadar melangkahi daun rontal tersebut Hai seketika raksasa itu menjadi lemas dan kemudian roboh di tanah kehilangan nyawa nafikan sangat gembira 6 sekaligus ketakutan karena khawatir Polsek saja yang lain akan mengejarnya untuk membalas dendam berpikir demikian natika meninggalkan kerajaan Medang kiri untuk kemudian mengabdi kepada Sri Maharaja Balinya di kerajaan Medang si Wanda Hai kemudian ada kisah lagi pada suatu hari ada seekor induk banteng yang kehilangan anak karena dimangsa harimau iya datang ke Kerajaan Medang orang menghadap Sri Maharaja mereka Pati untuk meminta keadilan namun Sri Maharaja margapati justru memutuskan supaya si induk paten membalas dengan cara memaksa anak harimau A1000 partai merasa kecewa kemudian pergi menghadap Sri Maharaja Bali yang di kerajaan Medang jiwanda seemaraja Bali yang sangat prihatin dalam memberikan kekuatan pada tanduk banteng sehingga bisa lebih keras dan punching untuk bisa digunakan sebagai senjata melawan harimau sindupaten sangat berterima kasih dan mohon pamit kembali ke Kerajaan Medang corak makan Sejak saat itu partai memiliki kemampuan untuk menghadapi serangan Harimau dengan menggunakan kedua tanduknya Hai ada lagi bisa Sri Maharaja maspati di kerajaan Medang pura dihadapi memimpin ikan karena banyak rakyatnya yang mati dimangsa banget Sri Maharaja Ahmad Fathi mengaku tidak bisa memberikan pengadilan karena kamu tersebut binatang terbang yang tumbuh kepada Sri Maharaja kagak pabrik di kerajaan Medang rawa Hai Jeju pemimpin kita merasa kecewa dan pergi menghadap Sri Maharaja Bali yang di kerajaan Medang si Wanda untuk memohon keadilan Sri Maharaja balya merasa prihatin dan memberikan minyak saat di kepada si pemimpin ikan yang bisa digunakan untuk menghindari serangan bau-bau Hai si pemimpin hitam berterima kasih dan obat ketika penyakit itu kepada rakyatnya 6 karena jumlahnya terbatas maka ada ikan yang mendapatkan minyak Ada pula yang tidak kebagian ikan yang mendapatkan minyak menjadi licin tubuhnya sehingga bisa berenang lebih Persib dan sulit ditangkap bangau Hai Sri Maharaja maspati sangat malu mendengar Sri Maharaja baliak ternyata memiliki kebijaksanaan melebihi dirinya Ia pun meninggalkan kerajaan Medang Putra dan kembali ke tanah Hindustan sebagai Batara Wisnu Hai Sri Maharaja Prajapati di kerajaan Medang pilih Yap mendengar berita ini segera menjadikan kerajaan megah bukan sebagai negara bawahan dengan menempatkan resi Drona sedang sebagai wakil disana di laut er chitrahasta merasa tidak mampu mengemban kewajiban sehingga ia kembali menjadi Batara langsung dan pulang ke tanah Hindustan mendengar itu Sri Maharaja Prajapati lalu mengirim harus itu Sahabat Untuk mewakilinya sebagai raja bawahan di kerajaan Medang Hai Sri Maharaja Kaka Pati Sri Maharaja Prajapati dan Sri Maharaja mereka babi semakin hari semakin kehilangan di bawah karena rakyatnya banyak yang Meminta perlindungan kepada Sri Maharaja Ball yang kemudian menjadi penduduk Kerajaan Medang si Wanda bulat para penduduk itu juga oleh pasukan agama mereka masing-masing untuk kemudian memeluk agama yang diajarkan Sri Maharaja baliak yang disebut agama Siwa semakin hari Jumlah pemeluk agama Siwa semakin bertambah banyak dan mengalahkan jumlah pemeluk agama lainnya Hai akhirnya ketika Maharaja tersebut tidak What lagi menahan rasa malu Mereka pun memutuskan untuk kembali ke tanah Hindustan Ki Hai yaitu Sri Maharaja rake hati kembali menjadi para sapu Sri Maharaja Prajapati kembali menjadi Batara Brahma dan Sri Maharaja mereka Pati kembali menjadi Batara Bayu Hai sementara itu Sri Maharaja Surapati menjadi satu-satunya raja yang hidup tenang tanpa Merasa tersaingi oleh Wibawa Sri Maharaja Ball yang Hai hal itu karena rakyat kerajaan Medang kan adalah kaum resi dan jawaban yang sudah tidak tertarik keinginan duniawi sehingga jarang terjadi perselisihan diantara mereka di tengah demikian di tanah Jawa kini hanya Tertinggal dua orang Maharaja saja yaitu Sri Maharaja baliak yang memimpin Kerajaan Medang Jiwang dari gunung Mahendra serta Sri Maharaja Surapati yang memimpin Kerajaan Medang kanal di Gunung Mahameru selain mereka juga agak resi Kusamba yang menjadi raja bawahan di kerajaan Medang pura di gunung Hai akhirnya Sri Maharaja Suropati di kerajaan Medang karena menerima kedatangan Batara Narada dan Batara wrahaspati Hai kedua Dewa itupun talca menyampaikan perintah Batara Guru supaya Sri Maharaja Surapati mendirikan Kahyangan di Gunung Mahameru sebagai perwakilan Kahyangan jonggring salaka di Gunung kailasa Hal ini dikarenakan banyak penduduk tanah Jawa yang tekun beribadah memeluk agama Dewa dan mengurangi keterikatan duniawi sehingga mereka pantat diangkat menjadi dewa dan tinggal di Kahyangan Hai Sri Maharaja sulawati partai Makasih telah mendapatkan kepercayaan dari Batara Guru Ia pun kembali memakai nama Batara Indra yang juga bergelar Batara Surapati Hai dengan dipatupa cara lada dan para oleh hashparty Ia lalu membangun kerajaan Medang Kara menjadi Sama persis dengan karyawan jonggring salaka dan diberi nama Kahyangan Suralaya rumah Hai setelah tidak saja cukup Batara Narada pun pamit meninggalkan Kahyangan Suralaya sedangkan Batara wrahaspati tetap tinggal disana jika Batara Indra jadi Batara Guru maka Batara wrahaspati menjadi wakil para Narada di tanah Jawa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kisah-legenda
Dahulu, wilayah bangsa Indonesia pernah menguasai lebih 2/3 Muka Bumi?
Misteri Candi Cetho, Candi Sukuh dan Candi Penataran Candi Cetho • Cetho Temple ( lat=-7.5957324 ; lon=111.1582518) • * Candi Sukuh • Suk...
-
Bertemu dengan leluhur yang sudah berada di alam kadewatan (alam roh) dalam tradisi spiritual Bali atau Jawa umumnya dilakukan melalui upac...
-
Pernah, nggak, kamu ngerasain atau mikir, gimana, ya, caranya supaya nggak merasa kesepian? Atau pernah nggak mikir, gimana cara ngatasi...
-
Serat Praniti Radya adalah karya sastra Jawa yang dibuat oleh Sri Aji Jayabaya , Raja Nuswantara yang terkenal sebagai Raja dari Kerajaan ...
No comments:
Post a Comment