Hai selamat malam selamat berjumpa kembali dengan kami pada kesempatan kali ini kita akan mengupas sejarah tentang bakteri Pratiwi atau Dewi Sri Mari kita simak bersama ceritanya Batari Pratiwi adalah Dewi yang menguasai bumi lapis pertama bumi lapis pertama sering disebut e-card ratala Eka berarti satu dan pratala berarti bumi bathari pretiwi merupakan Putri Sang Hyang nagaraja dengan bhatari Dewi bumi lapis kedua disebut wickrath telah dikuasai oleh pacar aku Vika bumi lapis ketiga yang disebut Tri bantala menjadi tempatnya Batara ganggang mbok Hai bumi lapis keempat atau caturpratama dikuasai oleh Batara syndulla dan bumi lapis kelima disebut Panca pratala dikuasai oleh batara karang bawang selanjutnya bumi lapis keenam adalah Kahyangan batal Malay Gem dan saptapratala atau Bumi lapis ke tujuh adalah kyangan Batara antaboga fakta lewisburg datang ke Kayangan Eka pratala untuk melamar battery Pratiwi Batara Wisnu ingin meminta bathari pretiwi agar mau menjadi permaisurinya Hai hal itu dimanfaatkan bathari pretiwi untuk mewujudkan keinginannya memiliki kembangwijayakusuma kepada Batara Wisnu bathari pretiwi mengungkapkan kesanggupannya menjadi istri Batara Wisnu asalkan ia bisa menyediakan kembangwijayakusuma sebagai mas kawin Batara Wisnu pun menyanggupi permintaan Dewi pradewi dari pernikahan tersebut mereka memiliki dua orang Putra kembar yaitu sutedja atau Prabu bomanarakasura dan Siti Sundari menjadi istri Arjuna yang melahirkan Abimanyu Hai kisah ini menceritakan Peperangan antara Sri Maharaja Sakra melawan Raja raksasa teratur dan lengkap yang dilanjutkan dengan perkawinan Sri Maharaja sumandan empat hari Pratiwi setelah itu terjadilah perselisihan diantara kelima Maharaja yang kemudian ditengahi oleh 10 Brahmana penjelmaan Putra Putra Batara Ismaya yang dipimpin Brahmana palikab atau bhatara Siwa di kerajaanku aku bajra raja raksasa Prabu Dasamuka dihadap Patih diswa raja dan para menteri serta putranya yang bernama Ditya ganpati Ji Hai mereka mendengar berita bahwa lima Maha raja yang berkuasa di Pulau Jawa Baru saja menumpas Prabu hiranyakasipu dari kerajaan lengkap pura dan Sejak saat itu mereka menjadi sangat benci terhadap kaum raksasa kami Halo Pak Gang kelima Maharaja itu juga telah memerintahkan pembantaian terhadap kaum raksasa yang dianggap sebagai makhluk tidak berguna Hai Prabu dangkal sangat murka dan menuduh kelima Maharaja telah berdua tidak adil karena pada zaman Sri Baduga Maharaja Dewa Muda dulu semua jenis makhluk hidup dilindungi tanpa pilih kasih Hai maka Prabu dan kabul memerintahkan Patih visual hajatan ditiadakan upati mempersiapkan pasukanku aku bajra untuk menyerang kelima Maharaja tersebut sasaran pertama Prabu dan muka adalah kerajaan Medang kanan di Gunung Mahameru Sri Maharaja sakral menjelaskan bahwa berita pembantaian kaum raksasa yang didengar para Bukankah itu tidak benar bahkan Sri Maharaja Sunda dari Kerajaan Medang pilih telah mengambil Prabu Banjaransari sebagai menantu Hai Namun demikian Prabu dan K tidak percaya dan tetap menggempur Kerajaan Medang karena perang besar pun terjadi di Hai karena pihak raksasa lebih uang dan persiapannya lebih matang Sri Maharaja sakral dan Pati hal jika bila akhirnya melarikan diri setelah bertempur sekuat tenaga melawan musuh bangsa raksasa yang Hai Sri Maharaja sakral dan Patih resi kapila dalam pelarian ke arah barat bertemu pasukan Wanara yaitu sebangsa kera yang memiliki kecerdasan seperti manusia dan biasa hidup di hutan pegunungan tanah Hindustan Hai pemimpin pasukan Wanara itu bernama Katie malawapati yang ternyata adalah sahabat baik Fatih resi kapila saat masih menjadi Batara Gangga dulu tapi malawapati dan pasukannya sengaja datang dari tanah Hindustan ke pulau Jawa adalah untuk menyusul sahabatnya itu dan ingin ikut serta mengabdi kepada Sri Maharaja Sakra Sri Maharaja sakral sangat gembira mendapatkan balapan Tuan Ia menceritakan bahwa saat ini Kerajaan Medang karena telah direbut musuh dari Kerajaan Gowa aku bajra yang dipimpin Prabu dan Hai Kabhi malawapati segera mohon pamit untuk kemudian perangkat menyerang para raksasa tersebut Sesampainya di kerajaan Medang karena pasukan Wanara langsung menggempur pasukan raksasa aku aku pajak pertempuran besar pun terjadi ia melihat banyak perajurit raksasa yang tewas dibunuh para Wanara Prabu dan Kak sangat marah dan mengamuk melakukan pembalasan Hai tapi malawapati segera maju menghadapinya Raja kaum Wanara itu Mengheningkan Cipta mengerahkan Aji Toyota dari tubuhnya keluar angin topan Dahsyat yang bergulung-gulung menewaskan Prabu dan utang dan Pati hiswara aja beserta pasukan mereka Hai titiang tanobati sendiri berhasil lolos dari maut dan memilih pulang ke gua kubajak beserta para prajurit yang masih hidup Hai setelah pertempuran besar itu Sri Maharaja sakral bersama Fatih resi kapila dan lengkapi malawapati memperbaiki bangunan istana Medang karena yang rusak parah Sri Maharaja Sakra lalu mengundang keempat Maharaja lainnya untuk ikut merayakan syukuran atas keberhasilan Negeri Medang karena lolos dari bahaya 25 Maharaja telah terkumpul di kerajaan Medang karena menikmati pertunjukan musik dan tari yang digelar di sana tiba-tiba dari dalam tanah memancar keluar Seberkas cahaya Teja yang menjulang tegak lurus ke angkasa kelima Maharaja terkejut dan berusaha menyelidiki asal-usul cahaya tersebut Hai Sri Maharaja Suman segera menjelma menjadi babi hutan dan menggali tanah tempat cahaya itu keluar menggunakan tariknya sedangkan Sri Maharaja Sunda menjelma menjadi burung elang untuk kemudian terbang ke angkasa mengejar ujung cahaya Sesampainya di atas Si burung elang mencakar cahaya tersebut hingga pecah berantakan Hai tiba-tiba muncul seorang tidak dari cantik dari dalam tanah yang digali si babi hutan Bidadari itu mengaku bernama bathari pretiwi goodyera bhatara nagaraja melihat itu babi hutan segera kembali ke wujud Sri Maharaja Suman sedangkan burung elang kembali ke wujud Sri Maharaja Sunda Halo Pak tari Pertiwi kemudian duduk berhadap-hadapan dengan lima Maharaja di kerajaan Medang karena yang menyampaikan nasehat supaya mereka berlima tetap menjaga kerukunan dan persatuan jangan saling iri diantara sesama saudara karena hanya akan menimbulkan perpecahan ek5 Maharaja itu merasa tidak mungkin akan terjadi perselisihan diantara mereka Namun demikian mereka tetap berjanji untuk saling setia satu sama lain dan selalu menjaga kerukunan Halo Pak kaliper Teddy kemudian menjelaskan bahwa diantara kelima Maharaja tadi ada dua orang yang berusaha keras menemukan asal-usul sumber cahaya Teja yang terpancar tadi di Hai yaitu Sri Maharaja Sunda dan Sri Maharaja Sumantri Hai yang satu menjelma menjadi burung elang dan yang satu lagi menjelma menjadi babi hutan atas usaha yang dilakukan keduanya bathari pretiwi pun meramalkan kelak keturunan mereka wangi yang akan berkuasa turun-temurun di tanah jawab Hai Sri Maharaja cuman sangat tertarik melihat kecantikan bathari pretiwi dan ia pun mengajukan lamaran untuk menikah minyak bathari pretiwi menerima lamaran tersebut karena Ia memang ditakdirkan berjodoh dengan Batara Wisnu yang saat ini telah menjelma sebagai Sri Maharaja Sunan tersebut Halo Pak tari Pertiwi juga memberikan hadiah kepada Sri Maharaja Sunda alias Batara Brahma atas usahanya mengejar cahaya becak tadi hadiah tersebut berupa Permata mustika bumi sumber dari cahaya Teja yang memancar dari tanah tadi Sri Maharaja Sunda Bersenang hati menerimanya dan menyimpan Permata pusaka itu baik-baik porno setelah dirasa cukup keempat Maharaja lalu mohon pamit kepada Sri Maharaja Sakra untuk pulang ke negara masing-masing Hai tidak lama setelah peristiwa di kerajaan Medang karena tersebut terjadilah perselisihan diantara para pengikut 5 Maharaja ramalan bathari pretiwi akhirnya menjadi kenyataan Hai awam dari perselisihan itu adalah seorang penduduk Kerajaan Medang kurang bernama kode yang pergi mengunjungi saudaranya di kerajaan Medang diri bernama purwika namun puyikang justru menipu kodenya sehingga habis seluruh harta dan perhiasan yang dibawanya Hai kok diam lalu menghadap Sri Maharaja Sunda dan meminta keadilan namun Sri Maharaja Sunda justru menyalahkan dan membela bunyi Hai kodenya pulang ke Kerajaan Medang pura dengan perasaan kecewa Lalu mengadukan Nasib sialnya kepada Sri Maharaja cuman Hai karena Sri Maharaja cuman tidak mempunyai cara untuk mendapatkan kembali harta dan perhiasan kode a maka ia pun berjanji akan melakukan pembalasan dengan cara lain apabila ada penduduk medanggili yang memasuki Medang kura semua orang harus mempermalukannya di Hai Pada suatu hari ada seorang pemburu dari Kerajaan Medang gini bernama pastima yang mengejar Kijang berkulit Ungu Sampai masuk ke wilayah Kerajaan Medang pura di sana ia kehilangan jejak dan pandangan matanya kemudian tertuju pada seekor burung derkuku Hai pasti berusaha menangkapnya 6 ketahuan salibana pemilih burung tersebut salibana dan para tetangganya lalu beramai-ramai menangkap pasti map dan menelanjangi nya mereka melakukan hal itu adalah untuk melakukan perintah Sri Maharaja cuman Hai demikianlah sejak kejadian itu banyak terjadi perselisihan antara warga medanggili dan Medang pura yang akhirnya berkembang menjadi perselisihan dengan warga tidak kerajaan lainnya Hai perselisihan itu kadang disertai perkelahian bahkan pertempuran lima Maharaja saling menyalahkan dan membela penduduk kerajaan masing-masing tidak hanya itu bahkan agama Dewa pun terpecah menjadi lima aliran yaitu agama Sambu agama Brahma agama Indra agama Bayu dan agama Wisnu perselisihan diantara kelima Maharaja itu akhirnya terdengar oleh Batara Guru di Kahyangan jonggring salaka maka ia pun mengirim ke-10 keponakannya yaitu anak-anak Batara Ismaya yang untuk menjadi juru damai diantara mereka Hai ke-10 keponakan itupun mohon pahit terangkat ke tanah Jawa dengan menjelma sebagai kaum Brahmana Hai anak-anak bacalah Ismaya itu adalah Batara bengkuang menjadi Brahmana Weda bhatara Siwa menjadi fragman apa Liga Halo Pak taraweh hashparty menjadi Brahmana Trista Batara yamadipati menjadi Brahmana gerak sah Batara Surya menjadi Brahmana grishma Batara Candra menjadi Brahmana wanta Batara kuwera menjadi truk mana Bima bathara cemburu menjadi telah mana batu Batara Kamajaya menjadi truk mana tadi dan Batara Darma Nastiti menjadi truk mana wanita yukti Hai diantara ke-10 Brahmana tersebut yang dipilih menjadi pemimpin rombongan adalah truk mana balika di mana ia mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan wawasan agama dari Batara Guru kepada Hai ke-10 Pramana tersebut akhirnya tiba di pulau Jawa dan bermukim di bekas Kerajaan Medang kamolan di Gunung Mahendra Hai mereka lalu mengirim undangan supaya kelima Maharaja datang dan berkumpul di Gunung tersebut ek5 Maharaja telah terkumpul di Gunung Mahendra ke-10 telah mana mengaku diutus Batara Guru untuk menjadi penengah dalam perselisihan mereka Hai maka Tikung ungkapkanlah sebuah sayembara barangsiapa mengembangkan aksara auroramanda95 ah Jawa ternyata kelima Maharaja itu tidak mampu dan menyatakan tunduk terhadap semua keputusan para Brahmana hai ke-10 prahmana lalu menetapkan pembagian rakyat di tanah Jawa mulai saat ini Sri Maharaja melewati Kerajaan Medang Tawa Hanya boleh memimpin binatang terbang dan ia pun mendapatkan nama baru yaitu Sri Maharaja kaga Pati Hai Sri Maharaja sumandi Kerajaan Medang kura hanya boleh memimpin binatang air dan ia pun mendapatkan nama baru yaitu Sri Maharaja Marsha Pati Sri Maharaja Bima di kerajaan Medang Gora hanya boleh memimpin binatang darat dan ia pun mendapatkan nama baru yaitu Sri Maharaja mereka Pati Hai Sri Maharaja Sunda di kerajaan Medang gini hanya boleh memimpin manusia dan raksasa dan ia pun mendapatkan nama baru yaitu Sri Maharaja Prajapati Hai Sri Maharaja cakram di kerajaan Medang karena hanya boleh memimpin para Zidane Jawa tak yaitu orang-orang yang tidak terlatih tertarik keinginan duniawi Ia pun mendapatkan nama baru yaitu Sri Maharaja Surapati Hai setelah kelima Maharaja menerima keputusan tersebut dan pulang ke negara masing-masing para Brahmana pun kembali ke Kayangan Cungkring Salahkah untuk melapor kepada Batara Guru kecuali satu orang saja yang tetap tinggal di tanah Jawa untuk mengawasi kelima Maharaja agar tidak berselisih lagi Halo Pramana yang tinggal di Gunung Mahendra tersebut adalah sang pemimpin rombongan yaitu Brahmana balika Alliance bhatara Siwa Hai dengan berbekal ilmu pengetahuan dan wawasan agama yang didapatkannya dari Batara Guru sebelum berangkat Brahmana balik kak lalu mengajarkan agama dewan kepada masyarakat Tanah Jawa yang datang kepadanya semakin lama jumlah murid dan pengikutnya semakin banyak dan Hai akhirnya Brahmana balik kapur mengangkat dirinya sebagai raja bergelar Sri Maharaja baliak serta membangun kembali bekas Kerajaan Medang Kamulan di Gunung Mahendra yang ditempatinya menjadi sebuah negeri baru bernama Kerajaan Medang si Wanda nuhun nuhun nuhun
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kisah-legenda
Dahulu, wilayah bangsa Indonesia pernah menguasai lebih 2/3 Muka Bumi?
Misteri Candi Cetho, Candi Sukuh dan Candi Penataran Candi Cetho • Cetho Temple ( lat=-7.5957324 ; lon=111.1582518) • * Candi Sukuh • Suk...
-
Bertemu dengan leluhur yang sudah berada di alam kadewatan (alam roh) dalam tradisi spiritual Bali atau Jawa umumnya dilakukan melalui upac...
-
Pernah, nggak, kamu ngerasain atau mikir, gimana, ya, caranya supaya nggak merasa kesepian? Atau pernah nggak mikir, gimana cara ngatasi...
-
Serat Praniti Radya adalah karya sastra Jawa yang dibuat oleh Sri Aji Jayabaya , Raja Nuswantara yang terkenal sebagai Raja dari Kerajaan ...
No comments:
Post a Comment