Sunday, December 25, 2022
Legenda Sejarah Sunda
Hai sejarah Sunda menurut cerita yang beredar di kalangan para sesepuh Sunda runtutan pola puyuh danru mohon Karuhun leluhur nenek moyang perjalanan bangsa Sunda diawali dari daerah Sumatera mereka membangun kebudayaan selama beribu-ribu tahun di kawasan Mandala yang atau Mandailing daerah batakara sampai ke daerah badai yang atau Padang pada periode 100.000 sampai 74174 Sei Hai pada masa tersebut para kaunter sebut telah memeluk ajaran yang disebut dengan nama Suraya nama atau ajaran Surya hingga satu masa gunung Batara Guru meletus hingga habis dan meninggalkan sisa kaldera yang sekarang menjadi Danau Toba yang sangat luas 100 km2 diberitakan dunia tertutup awan debu selama tiga bulan akibat meletusnya gunung tersebut dalam catatan saya tentang zaman awal peradaban bangsa bumi ini disebut sebagai periode sebelum kelahiran Nabi Nuh sekitar 39 ribu 644 sebelum masehi masa berganti cerita berubah pusat kebudayaan bangsa Sunda yang disebut dengan Mandala yang bergeser ke arah selatan ke gunung Hai yang sekarang terkenal dengan nama gunung Krakatau karat atawa pada saat itu belum dikenal konsep negara tapi lebih kepada konsep Wangsa atau bangsa [Musik] wilayah Mandala yang pada masa itu dikenal dengan sebutan Kuala nyungcung karena terletak pada kawasan yang tinggi sementara Mayapada atau jagat raya dikenal dengan sebutan bhuana Agung Ageng gede dan Kuala Ali Jagad Alit kata Buana di jaman yang berbeda mengalami metamorfosis katak menjadi Banua atau benua Puncak pertala di Kuala nyungcung Gunung Sunda dijadikan mandalah yang begitu juga dengan gelar bhatara guru yang menggantikan petilasan atau tempat yang sudah hilang menghilang Hai Pada masa ini kehidupan uang sama menunjukkan kemajuan yang luar biasa perkembangan budaya serta aplikasinya mencapai tahap yang luar biasa dengan berbagai penemuan teknologi di darat dan laut daerah ini terkenal dengan sebutan Buana Artha Buana yang kokoh dan tidak bergeming oleh bangsa luar dikenal dengan sebutan atau atau Atlantis Mungkin maksudnya atau and the di dalam catatan saya tentang zaman awal peradaban bangsa bumi ini disebut sebagai periode Saman Pandawa yang membangun negara Indraprasta di nusantara dan diceritakan dalam kitab Mahabharata diperkirakan terjadi Hai kembali kemajuan disegala bidang tersebut berhenti kembali ketika Gunung Sunda meletus Gunung Krakatau awal daratan terbagi menjadi dua Sumatera dan Jawa dan mengakibatkan banjir besar dan Berakhirnya zaman es pada sekitar 8800 sebelum masehi semua bukti kemajuan zaman Wangsa tersebut hilang dan tenggelam pasca peristiwa banjir besar tersebut bangsa Sunda kembali membangun peradabannya hingga menurut cerita dipimpin oleh seorang raja bernama Prabu Sindu Sanghyang tablet meneng Putra Sanghyang watugunung Ratu Agung manikmaya yang kemudian mengajarkan kepercayaan sundayana atau Sindu sandi Sunda acara tersebut Kemudian menyebar ke seluruh kiat periode ini diperkirakan terjadi pada sekitar 5000 sebelum masehi perjalanan Prabu Sindu ke wilayah Jepang membuat acaranya diberi nama Sinto ajaran Suriah atau matahari bahkan adalah tersebut kemudian dijadikan bendera bangsa Hai perjalanan penyebaran ajaran tersebut kemudian bergerak sampai ke daerah India sampai kepada sebuah aliran sungai besar yang membelah sebuah lembah yang nantinya dikenal dengan lembah Sungai shindu barat mengenalnya dengan nama lembah Sungai indus tepatnya di daerah jambudipa perkembangan ajaran tersebut sangat luar biasa sehingga menghasilkan sebuah peradaban tinggi mohenjodaro dan harappa yang memiliki kemiripan nama dengan Maharaja Sunda arah dan para ha hu persis dengan sebuah tempat di wilayah Parahyangan sekarang [Musik] Pajajaran Prabu situ yang selanjutnya disebut agama Hindu asalnya merupakan acaran Suraya nah atau sundayana yang hingga kini masih tersisa di Nusantara ada di daerah Bali sekarang serta agama Sunda Wiwitan yang isinya sama menjadikan matahari serta awam sebagai panutan hidup dan bila dikaji lebih mendalam ajaran ini merupakan ajaran monoteisme atau percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa berikut adalah beberapa fakta sejarah dan penemuan arkeologis terkait dengan perjalanan bangsa Sunda 1 kota Paris di pesisir Barat Sumatera Ia merupakan satu-satunya kota di Indonesia antara yang namanya Tengah disebut sejak awal abad masehi oleh literatur-literatur dalam berbagai bahasa seperti dalam bahasa Yunani Syria Armenia Arab India Tamil Cina Melayu dan Jawa Hai berita tentang percayaan paru sebagai Bandar Niaga internasional dikuatkan oleh sebuah peta kuno yang dibuat oleh Claudius ptolemaeus seorang member Nur dari kerajaan Yunani yang berpusat di Alexandria Mesir pada abad ke-2 di peta itu disebutkan di pesisir Barat Sumatera terdapat sebuah Bandar Niaga bernama para usai atau Barus yang menghasilkan wewangian dari kapur barus diceritakan kapur barus yang diolah dari kayu kamfer dari parusya itu merupakan salah satu bahan pembalseman mayat pada zaman kekuasaan Firaun sejak Ramses dua atau sekitar 5000 tahun sebelum masehi buah Kerajaan Melayu Tua di Jambi meliputi kerajaan Kandis yang terletak di Koto alam Hai wilayah Lubuk Jambi Kuantan Riau [Musik] kerajaan ini diperkirakan berdiri pada periode satu sebelum masehi di samping itu diceritakan terdapat tiga Kerajaan Melayu Tua yaitu kyyngg tubuh dan kantoli tiga kerajaan salakanagara kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di nusantara pusat Kerajaan ini berkedudukan di rajatapura daerah Pandeglang sesuai Naskah Wangsakerta tidak diketahui pasti Sejak kapan berdirinya Kerajaan salakanagara namun berdasarkan Catatan sejarah India Hai para cendekiawan India telah menulis tentang nama dwipantara atau kerajaan Jawa di Bali pulau Jawa sekitar 200 sebelum masehi yang tidak lain adalah salahkan negara Naskah Wangsakerta menyebutkan bahwa sejak tahun 130 masehi pada saat itu sudah ada pemerintahan kerajaan salakanegara di Jawa Barat salahkan negara atau kota perak pernah pula disebutkan dalam catatan yang disebut sebagai akhire oleh Potter olweus pada tahun 150 masehi kerajaan salakanegara memiliki Raja bernama dewawarman 1-8 yang merupakan leluhur dari semua raja di kemaharajaan Sunda Nusantara Hai sebagian ahli sejarah menyatakan bahwa yang dimaksud kerajaan koying pada butir 2 diatas tidak lain adalah kerajaan salakanegara kerajaan koying terdapat dalam catatan Cina yang dibuat oleh Kang Tae dan wancen dari Wangsa Wow tentang adanya negeri koying antara Hai tentang negeri ini juga dimuat dalam aksi klopedia tungkin yang ditulis oleh to you dan disalin oleh matoan Line dalam ensiklopedi Wen hsin Tungkal Hai diterangkan bahwa di kerajaan koying terdapat gunung api dan kedudukannya 5000 lidi Timur cupu atau Jambi di utara chozin ada gunung api dan Di sebelah selatannya ada sebuah terluka bernama when dalam Teluk itu ada Pulau bernama Pulai atau Pulau gambaran tentang negara kau ingini sama dengan kondisi ibukota kerajaan salakanegara yaitu Raja tak Putra Pesisir Barat Pandeglang saat ini penamaan koin dalam catatan Cina diduga merupakan singkatan dari keadaan hinca artinya Gunung Karang di daerah Pandeglang in sebelah selatan lereng gunung contoh wine artinya di sebelah utara atau selatan Gunung Tua dan memang merasa tak Putra ibukota salahkan negara terletak pada yang selatan Gunung Karang di daerah Pandeglang dan merupakan gunung berapi empat situs Gunung Padang Cianjur merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan megalitikum di Jawa Barat tepatnya berada di perbatasan Dusun gunungpadang dan panggulan desa karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur luas Kompleks bangunan kurang lebih 900 M2 terletak pada ketinggian 885 m DPL dan areal situs ini sekitar tiga hektar menjadikannya sebagai Kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara Hai menurut legenda dan cerita para leluhur situs Gunung Padang merupakan tempat pertemuan berkala kemungkinan tahunan semua ketua adat dari masyarakat Sunda kuno [Musik] dan ada juga yang mengatakan bahwa situs ini merupakan tempat penobatan para raja yang ada di dalam wilayah kemaharajaan Sunda Nusantara saat ini situs ini juga masih dipakai oleh kelompok penganut agama asli Sunda atau Sunda Wiwitan untuk melakukan upacara berdasarkan naskah bujangga manik dari abad ke-16 menyebutkan adanya suatu tempat kabuyutan Tempat leluhur yang dihormati oleh orang Sunda di.ulu cisokan yang tidak lain adalah situs ini yang diduga situs gunungpadang sesungguhnya bukanlah gunung melainkan bangunan berbentuk mirip dengan piramida yang telah terkena timbunan debu vulkanik sehingga terlihat seperti Gunung yang sudah ditumbuhi pepohonan di dalam situs gunungpadang dipercaya memiliki ruang didalamnya yang kini telah tertimbun tanah dalam situs gunungpadang ditemukan alat musik yang berupa batu persegi panjang yang bergelombang pada bagian atasnya Jika setiap gelombang dipukul maka akan mengeluarkan bunyi yang berbeda antara gelombang satu dengan yang lain dan alat musik dari batu itu dapat dimainkan dengan benar laboratorium peta analitik Miami Florida Amerika Serikat merilis usia bangunan bawah permukaan dari situs Gunung Padang sebagai berikut Hai pada lapisan tanah urug di kedalaman 4 M diduga man-made structures struktur yang dibuat oleh manusia dengan ruang yang diisi pasir di kedalaman 8-10 meter di bawah teras 5 pada bor2 adalah sekitar 7600 sampai 7800 sebelum masehi [Musik] usia bangunan ini jauh lebih tua dibandingkan dari piramida Giza di Mesir yang berumur 2561 belum masehi sedangkan umur dari lapisan dari kedalaman sekitar lima meter sampai 12 m adalah sekitar 14500 sampai 25.000 sebelum masehi ini sangat mengejutkan artinya situs Gunung Padang ini telah ada sebelum peristiwa banjir karena Berakhirnya zaman es kontroversi merebak setelah tim katastropik purba merilis ada sejenis piramida di bawah Gunung Padang apapun nama dan bentuknya yang jelas di bawah itu ada ruang-ruang selintas tak seperti gunung seperti man-made kecurigaan ini berawal dari bentuk Gunung Padang yang hampir segitiga sama kaki Jika dilihat dari Utara silsilah kemaharajaan Sunda Nusantara kerajaan salakanegara satu dewawarman 12 dewawarman 23 dewawarman 34 dewawarman 45 dewawarman 56 dewawarman 67 dewawarman m dewawarman delapan Kerajaan Tarumanegara satu jayasingawarman dia adalah menantu dari dewawarman G2 dharmayawarman tiga Purnawarman 4 wisnuwarman 5 indrawarman 6 candrawarman i7 suryawarman tahun 526 menantu suryawarman yang bernama manikmaya mendirikan kerajaan baru bernama kerajaan kendan di wilayah Timur dekat Nagreg Garut Hai yang kemudian Cici dari manikmaya yang bernama wretikandayun mendirikan kerajaan baru tahun 612 yang kemudian dikenal dengan nama kerajaan Galuh 8 kertawarman 9 Sunda Warman 10 hariwangsawarman 11 nagajayawarman 12 linggawarman putri linggawarman yang bernama sobakancana menikah dengan dapunta Hyang Sri jayanasa yang kemudian mendirikan Kerajaan Sriwijaya Hai putrinya yang bernama manasih menikah dengan tarusbawa yang kemudian melanjutkan Kerajaan Tarumanegara dengan nama kerajaan Sunda karena tarusbawa merubah nama kerajaan Tarumanegara menjadi kerajaan Sunda maka worotikan Dayun pada tahun 612 menyatakan kerajaan Galuh adalah sebagai kerajaan yang berdiri sendiri pukang dibawah kekuasaan kerajaan Sunda walaupun sebenarnya kerajaan-kerajaan itu diperintahkan oleh Karis keturunan garis Ayah atau Ibu yang sama hanya ibukotanya saja yang berpindah-pindah Sunda Pakuwon Galuh Kawali Saung galak dapunta Hyang Sri jayanasa adalah keponakan dari dapunta Hyang Syailendra pendiri Wangsa Syailendra drag atau sudut dari santanu yang disebutkan dalam prasasti sojomerto Kabupaten Batang Jawa Tengah Adapun kebun teh yang Syailendra adalah Ayah dari Ratu Sima Kerajaan Kalingga kerajaan Sunda atau kalau atau saunggalah atau bakwan satu tarusbawa dua Sanjaya atau harisdarma atau rangkaian zamri adalah menantu dari tarusbawa yang menikah dengan putrinya bernama Sekar Kencana atau Teja kancana karena anak laki-laki tarusbawa meninggal diusia muda maka tahta kerajaan Sunda jatuh pada Sanjaya Ibu dari Sanjay yang adalah Dewi sana'a Putri dari rahyang mandiminyak raja kedua kerajaan kalau yang menikah dengan Dewi Parwati puteri dari Ratu Sima ratu kerajaan Kalingga artinya Sanjaya adalah cicit Ratu Sima dari pihak ibu [Musik] ayah dari Sanjaya adalah bratasenawa yang disebutkan juga sebagai sang salah karena terlahir akibat hubungan gelap antara mandiminyak dengan kakak iparnya istri dari sempak wajah bernama naik bawah Haji bratasenawa dan sanaha ayah dan ibu Sanjaya masih bersaudara kakak dan adik dengan satu Ayah hanya berlainan ibu bratasenawa atau Prabu sana diangkat menjadi raja ketiga Galuh setelah ayahnya mandiminyak Lengser keprabon tahun 709 dengan demikian saja yang adalah jeda reward ikan dayung pendiri kerajaan kalau dari pihak Ayah sebelum meletus Ima wafat Kerajaan Kalingga dibagi dua menjadi kerajaan Kalingga Utara atau Bumi Mataram yang diwariskan kepada putrinya Parwati dan menantunya mandiminyak serta Kalingga Selatan atau Bumi Sambara yang diwariskan kepada putranya rakryan Narayana artinya mandinya juga menjadi raja di Kalingga Utara sejak tahun 695 hingga Lengser keprabon tahun 709 demikian juga bra busana Ayah Sanjaya menjadi raja di Kalingga Utara sejak tahun 709 hingga Hai pada tahun 716 Prabu sana dikudeta oleh sepupunya purbasora yang kemudian menjadi raja keempat Galuh Prabu sana dan istrinya sanaha atau orangtua Sanjaya serta juga Sanjaya selanjutnya pindah dan menetap di Kalingga Utara pelaku sana adalah sahabat baik dari tarusbawa Raja Sunda sehingga Sanjaya dijadikan menantu oleh tarusbawa dan kemudian diangkat menjadi raja Sunda pada tahun 723 menggantikan tarusbawa Hai karena masih menyimpan sakit hati kepada purbasora Rajagaluh yang telah mengkudeta ayahnya maka pada tahun 723 Sanjaya melancarkan serangan ke kerajaan kalau purbasora dapat dikalahkan dan selanjutnya Sanjaya dinobatkan menjadi raja Sunda kalau saja yang menjadi raja Sunda Galuh tidak lama hanya sembilan tahun karena pada tahun 732 diminta orang tuanya untuk menjadi pewaris tahta kerajaan Kalingga Utara atau Bumi Mataram tahta kerajaan Sunda Galuh diserahkan kepada putranya tamperan barmawijaya dibawah kekuasaan Sanjaya Kerajaan Kalingga Utara berkembang pesat wilayah kekuasaannya meluas dan namanya diubah menjadi kerajaan yang atau Mataram kuno pada masa itu kerajaan sunda-galuh dan Medang atau Mataram Kuno berada dibawah kekuasaan ayah dan anak dalam rangka mempererat tali persaudaraan atau turunan ratus lima Sanjaya menikahi Putri Dewa Singa Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara bernama Dewi sudiwara dari Dewi sudiwara Sanjaya berputra rangkai panangkaran yang selanjutnya menurunkan raja-raja Wangsa Syailendra dengan demikian memang tidak pernah ada yang disebut sebagai uang saja ya karena Sanjaya menghormati Bapak buyutnya dapunta Hyang Syailendra Ayah Ratu Sima dan mengabadikan keturunannya sebagai raja-raja Wangsa Sailendra hal ini yang menyebabkan di berbagai prasasti tidak pernah disebutkan adanya uang Sanjaya tidak tamperan barmawijaya adalah Putra Sanjaya dari istrinya Teja kancana tamperan diserahi tahta kerajaan sunda-galuh pada tahun 732 karena Sanjaya diminta orang tuanya untuk menjadi pewaris tahta kerajaan Kalingga Utara atau Bumi Mataram pada masa pemerintahan tamperan kerajaan sunda-galuh kembali pecah karena kudeta Tahta Galuh oleh manarah atau Ciung Wanara tee di mana lah atau ciungwanara adalah cicit dari purbasora artinya masih turunan dari Worthy kandayu pendiri kerajaan kalau dalam peristiwa ini tamperan tewas Hai berita kematian tamperan mengakibatkan kemarahan Sanjaya atau ayah tamperan dan kemudian dengan pasukan besar menyerang kalau Peperangan antara Sanjaya dan manarah tidak berlangsung lama karena dilerai oleh Radar sikkoru demunawan yang merupakan sesepuh yang dihormati oleh kedua belah pihak dan juga masih keturunan dari vertigo ndayun selanjutnya disepakati adanya pemecahan kerajaan Sunda dan Galuh kerajaan Sunda diserahkan kepada rangkaian banget atau Putra tamperan dan kerajaan Galuh diserahkan kepada manarah ciungwanara untuk memperteguh perjanjian damai ini manarah dan banga dijodohkan dengan kedua cicit demunawan manalah sebagai raja kalau bergelar Hai percaya Prakosa mandalle suara salahka puana memperistri kancana wangi banget sebagai raja Sunda bertelur Prabu Kerta Buana ya cawiguna Aji Mulya dan berjodoh dengan kencanasari adik kencanawangi 4 rakian panah adalah putra tamperan atau jujur Sanjaya yang menjadi raja Sunda keempat setelah pecahnya kerajaan sunda-galuh 5 rakryan Medang rapuh Ujang 6 Prabu gilingwesi 7 pucuk bumi Dharma Swara 8 Prabu gajah Kulon rangkaian wus pada masa pemerintahan gajah Kulon datang kalau diserahkan dari Prabu linggabumi digit manarah kepada suami adiknya yakni Prabu gajah Kulon Raja Sunda hai hai Hai saja itu kembali kerajaan Sunda dan kalau disatukan Berikut kerajaan Kuningan dengan nama kerajaan saunggalah 9 Prabu Darma raksa 10 windusakti Prabu Dewa gang11 rangkaian Kemuning Gading Prabu pucuk Wesi 12 rangkaian Jayagiri Prabu Wanayasa 13 Prabu resi atmaya Dharma hariwangsa 14 limbur kancana 15 Prabu Munding karena Wirya 16 Prabu Jayagiri rakeyan Wulung Gadung 17 brajawisesa 18 Prabu Dewa Sanghyang 19 Prabu Sanghyang Ageng 20 Prabu detya Maharaja Sri jayabupati Ayang Sri jayabupati sang yang Ageng Monica dengan putri dari Sriwijaya Ibu dari Sri jayabupati sedangkan Sri jayabupati sendiri mereka dengan Putri Dharmawangsa adik Dewi Laksmi istri dari Airlangga 21 Raja Sunda 2122 Raja Sunda 22-23 Raja Sunda 2324 Raja Sunda 24-25 Prabowo darmasiksa 26 rakeyan jayadarma istri rangkaian jayadarma adalah tiang singamurti Dyah lembu tal anak dari Mahesa Cempaka Mahesa Cempaka adalah anak dari Mahisa wongateleng Mahesa wongateleng adalah anak dari Ken Arok Hai makan Dedes dari Kerajaan Singasari artinya tiap singamurti adalah Cici dari Ken Arok dan Ken Dedes 27 sang Nararya sanggramawijaya atau lebih dikenal dengan nama Raden Wijaya dia adalah putra rakeyan jayadarma dengan Dyah singamurti Hai sehingga seharusnya tahta kerajaan Sunda jatuh ke tangan Raden Wijaya Namun karena jayadarma meninggal diusia muda dan dia singamurti tidak mau tinggal lebih lama di pakuan maka pindahlah dia singamurti dan putranya Raden Wijaya ke Jawa Timur yang Kemudian Raden Wijaya menjadi raja Majapahit pertama [Musik] 28 Prabu ragasuci adalah adik dari rangkaian jayadarma yang dinobatkan sebagai raja Sunda setelah kepergian Raden Wijaya ke Jawa Timur Hai istri rakaat Suci bernama Dara Puspa seorang putri dari Kerajaan Melayu Dara Puspa adalah adik darah kancana yang mereka dengan Kertanegara dari Singasari 29 Prabu Citra ganda 30 Prabu Lingga Dewata 31 Prabu Aji gunawi sesak menantu Prabu Lingga Dewata [Musik] 32 Prabu Maharaja linggabuana dijuluki rap uang yang gugur di perang Bubat 33 babu Mangkubumi suradipati atau rapuhku nizora Adik linggabuana [Musik] 34 Prabu Raja Wastu Niskala Wastu kancana anak dari Prabu linggabuana prabuwangi istri pertamanya bernama Laras Shark lebih dari Lampung memiliki anak ternama sang haliwungan setelah menjadi raja Sunda bergelar Prabu susuktunggal [Musik] permaisuri ketuanya adalah Mayang Sari putri sulung Prabu Mangkubumi suradipati atau bunisora memiliki anak yang bernama ningrat kancana setelah menjadi raja kalung bergelar Prabu Dewa Niskala setelah Prabu Raja Wastu meninggal dunia kerajaan dipecah lagi menjadi dua dengan hak serta wewenang yang sama Prabu susuktunggal menjadi raja di kerajaan Sunda sedangkan Prabu Dewa Niskala menjadi raja di Kerajaan Galuh Putra Prabu Dewa Niskala bernama jayadewata mula-mula menikah dengan ambek kasih putri dari ke Gedong Sindangkasih kemudian menikah lagi dengan suka Parang Putri kekadang tapak yang menjadi raja Singapura setelah itu ia menikah lagi dengan kentring manik Mayang Sunda Putri Prabu susuktunggal pada tahun 1482 Prabu Dewa Niskala menyerahkan kekuasaan Kerajaan Galuh kepada putranya jayadewata demikian pula dengan Prabu susuktunggal ia menyerahkan tahta kerajaan kepada menantunya atau jayadewata maka jadilah jayadewata sebagai penguasa kerajaan Galuh dan Sunda dengan gelar Sri Baduga Maharaja atau yang dijuluki Prabu Siliwangi Hai sejarah kerajaan pakuan Pajajaran Hai nama-nama Raja Pajajaran 1 jayadewata Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi pada masa inilah Kerajaan Pajajaran mengalami kemajuan serta kemakmuran dua surawisesa 300 Dewata 400 Sakti 5 ragamulya satu jayadewata Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi kerajaan pakuan Pajajaran diawali oleh pemerintahan Sri Baduga Maharaja Ratu jayadewata yang memerintah selama 39 tahun Hai pada masa inilah pakuan mencapai puncak perkembangannya dalam prasasti Batutulis diberitakan bahwa Sri Baduga dinobatkan tua kali yaitu yang pertama ketika jayadewata menerima Tahta Galuh dari ayahnya Prabu Dewa Niskala yang kemudian bergelar Prabu guru Dewa Pranata yang kedua ketika ia menerima tahta kerajaan Sunda dari mertuanya susuktunggal dengan peristiwa ini ia menjadi penguasa sunda-galuh dan dinobatkan dengan gelar Sri Baduga Maharaja ratu di pakuan Pajajaran Sri sang ratu Dewata di Jawa Barat Sri Baduga ini lebih dikenal dengan nama Prabu Siliwangi nama Siliwangi sudah tercatat dalam kropak 630 sebagai lakon pantun Lagoon Siliwangi Dalam berbagai versinya berintikan kisah tokoh ini menjadi raja di pakuan [Musik] peristiwa itu dari segi sejarah berarti sangat Sri Paduka mempunyai kekuasaan yang sama besarnya dengan Wastukancana atau kakeknya waktu mudanya Sri Baduga terkenal sebagai ksatria pemberani dan tangkas bahkan satu-satunya yang pernah mengalahkan Ratu capoera Amuk Marugul waktu bersaing memperebutkan subanglarang istri kedua Prabu Siliwangi yang beragama Islam dalam berbagai hal orang sejak hanya teringat kepada kebesaran mendiang buyutnya Prabu Maharaja linggabuana yang gugur di perang Bubat dan digelari prabuwangi tentang hal ini pustaka rajyarajya bhumi Nusantara mengungkapkan cerita kebesaran dari berat parah cari enggak warna sebagai berikut di medan perang Bubat Ia banyak membinasakan musuhnya karena Prabu Maharaja sangat menguasai ilmu senjata dan Mahir berperang tidak mau negaranya diperintah dan dijajah orang lain ia berani menghadapi pasukan besar Majapahit yang dipimpin oleh sang Patih Mada yang jumlahnya tidak terhitung Oleh karena itu yang bersama semua pengiringnya gugur tidak tersisa yang senantiasa mengharapkan kemakmuran dan kesejahteraan hidup rakyatnya di seluruh bumi Jawa Barat Hai kemasyhuran sampai kepada beberapa negara di pulau-pulau dipantara atau Nusantara namanya yang lain hai kemasyhuran sang prabu Maharaja linggabuana membangkitkan rasa bangga kepada keluarga menteri-menteri Kerajaan Angkatan Perang dan rakyat Jawa Barat Oleh karena itu nama Prabu Maharaja linggabuana mewangi selanjutnya lihat disebut prabuwangi dan keturunannya lalu disebut dengan nama Prabu Siliwangi demikianlah menurut penuturan orang Sunda tindakan pertama yang diambil oleh Sri Baduga setelah resmi dinobatkan Jadi Raja adalah menunaikan amanat dari kakeknya Wastukancana yang disampaikan melalui ayahnya ningrat kancana ketika ia masih menjadi Mangkubumi di Kawali isi pesan ini bisa ditemukan pada salah satu prasasti peninggalan Sri Baduga di Kebantenan isinya sebagai berikut ya semoga selamat ini tanda peringatan bagi rahyang Niskala Wastu kancana turun kepada rahyang ningrat kancana Maka selanjutnya kepada susuhunan sekarang di pakuan Pajajaran harus menitipkan ibukota di Jayagiri dan ibukota di Sunda Sembawa semoga ada yang mengurusnya jangan memberatkannya dengan dasar cara gerak kapas timbang dan Pare dongdang maka diperintahkan kepada para petugas Muara agar jangan memungut bea karena merekalah yang selalu berbakti dan membaktikan diri kepada ajaran-ajaran agama Hai dengan tegas disini disebut daihan atau ibukota di Jayagiri dan sundasembawa penduduk kedua Dayah ini di bekas kan dari empat macam pajak yaitu dasar pajak tenaga perorangan salah grab pajak tenaga kolektif kapas timbang kapas 10 pikul dan Pare dongdang padi satu potongan dalam kropak 630 urutan pajak tersebut adalah dasar calegram upeti pangereman dalam kropak 406 disebutkan bahwa dari daerah kandangwesi sekarangpun bulan Garut harus membawa kapas 10 carangka 10 cara Khan 10 1.00 timbang atau menurut coolsma 1cm timbang sebagai obati ke pakuan tiap tahun kapas itu compete jadi tidak dikenakan kepada rakyat secara perorangan melainkan kepada penguasa setempat Hai pajak yang benar-benar hanyalah pajak tenaga dalam bentuk dasar dan cara gerak di Majapahit disebut wagahara pasukan kerja bakti tugas-tugas yang harus dilaksanakan untuk kepentingan Raja diantaranya menangkap ikan berburu memelihara saluran air atau nipis bekerja di ladang atau diserang Ageng ladang kerajaan yang hasil padinya diperuntukkan bagi upacara resmi piagam-piagam Sri Paduka lainnya berupa pitekate karena langsung merupakan perintahnya isinya tidak hanya pembebasan pajak tetapi juga penetapan batas-batas kabuyutan di Sunda Sembawa dan gunung sama ya yang dinyatakan sebagai Lurah kue-kuean yang disebut juga desa perdikan desa bebas pajak Hai untuk kesejahteraan rakyatnya yang sebagian besar bertani dan juga untuk menghalangi serangan pihak musuh maka pada masa itu dibuat sebuah sodetan sungai yang sekarang dikenal dengan nama kalici debit dan ciptakan silali Sungai jepitan cipakancilan adalah sungai buatan yang sumber airnya berasal dari Sungai Cisadane Hai sama seperti kerajaan sebelumnya Kerajaan Pajajaran sendiri pada masa kejayaannya sudah menjalin hubungan dagang dengan negara-negara di Asia Timur Tengah serta Eropa pelabuhan laut nya ada di Sunda kalapa yang kemudian berubah nama menjadi Batavia dan kemudian berubah lagi menjadi Jakarta yang sekarang [Musik] demikianlah pemerintahan Sri Baduga dilukiskan sebagai zaman kesejahteraan Carita parahiangan Tome Pires ikut mencatat kemajuan zaman Sri Baduga dengan Hai kerajaan Sunda diperintahkan dengan adil mereka adalah orang-orang jujur juga diberitakan kegiatan perdagangan Sunda dengan Malaka sampai ke kepulauan Maladewa atau malah event jumlah merica bisa mencapai 1.000 Bahar satu pak Har = 3 picollo setahun bahkan hasil tamarin asem dikatakannya cukup untuk mengisi muatan 1000 kapal naskah kitab waruga Jagat dari Sumedang dan pancagati masalah kaum kafir dari Ciamis yang ditulis dalam abad ke-18 dalam bahasa Jawa dan huruf Arab Pegon masih menyebutkan masa pemerintahan Sri Baduga ini dengan masa gemuk pakuan kemakmuran Hai sehingga tak mengherankan bila hanya Sri Paduka yang kemudian diabadikan kebesarannya oleh raja penggantinya dalam zaman Pajajaran Hai Prabu Siliwangi memiliki beberapa orang anak dari beberapa orang di istri dari istrinya yang bernama kentring manik Mayang Sunda raja kerajaan Sunda keturunan keturunannya pergi mengembara serta membangun wilayah pesisir Utara di wilayah Karawang dari istrinya yang bernama subanglarang memiliki tiga orang anak yaitu kiansantang Cakrabuana dan Rara Santang Kian Santang Adalah anaknya yang paling sakti serta memiliki ilmu yang sangat tinggi Hai pada usia 22 tahun kiansantang diangkat menjadi dalam Bogor kedua yang saat itu bertepatan dengan upacara penyerahan tongkat pusaka kerajaan dan penobatan Munding kawati Putra sulung Prabu susuktunggal menjadi Panglima Besar Pajajaran kiangsantang mudah tertarik untuk mengikuti agama ibunya suka ngelarang hingga untuk itu beliau belajar ke Arab sementara adiknya cakrabuwana mengembara ke sekitar wilayah Cirebon Cirebon adalah daerah warisan cakrabuwana dari mertuanya sedangkan daerah sekitarnya diwarisi dari kakeknya Ki Gedeng Tapa Ayah subanglarang [Musik] Cakrabuana sendiri dinobatkan oleh Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi sebagai penguasa Cirebon dengan gelar Sri manggana Hai menurut cerita versi Pajajaran beliau yang mendirikan Kota Cirebon [Musik] Adapun alasan tank mengembara hingga ke Sumatera untuk pelajaran agama Islam hingga sampai ke Timur Tengah dan jadi selir Raja Mesir rarasantang dikenal juga sebagai ibu dari Syarif Hidayatullah atau Sunan gunungjati Wali sangha Raja Cirebon Hai sekembalinya dari Arab kiansantang mulai menyebarkan agama Islam di bumi Pajajaran termasuk di lingkungan Istana Pajajaran pada suatu ketika kiangsantang berniat mengajak ayahnya Prabu Siliwangi untuk masuk agama Islam Prabu Siliwangi kaget mendengar niat anaknya tersebut walaupun Priyo tidak membenci agama Islam namun Priyo lebih menyukai agama leluhur atau Sunda Wiwitan dan menolak terhadap ajakan anaknya tersebut Kian Santang kecewa dan konflik antara anak dan bapak Kian menjadi-jadi di dalam naskah pustaka negara kertabumi parwa satu seharga dua Diceritakan bahwa pada tanggal 12 bagian terang bulan caitra tahun 1404 Saka Syarif Hidayatullah menghentikan pengiriman upeti yang seharusnya dibawa setiap tahun ke pakuan Pajajaran Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati adalah cucu Sri Baduga dari putrinya rarasantang yang dijadikan Raja Cirebon oleh umatnya Pangeran Cakrabuana peristiwa itu membangkitkan kemarahan Sri Paduka pasukan besar segera disiapkan untuk menyerang Cirebon akan tetapi pengiriman pasukan itu dapat dicegah oleh purohita Pendeta tertinggi Carlton keep purwakalih karena Sarif Hidayatullah juga masih Cut Sri Baduga maka alasan pembatalan penyerangan itu bisa diterima oleh Sri Paduka Pangeran Cakrabuana dan Syarif Hidayatullah tetap menghormati Sri Paduka karena masing-masing sebagai ayah dan kakek Oleh karena itu ketegangan antara Pajajaran dengan Cirebon tidak berkembang kearah peperangan Sri Baduga hanya tidak senang hubungan cirebon-demak yang terlalu akrab bukan terhadap kerajaan Cirebon seiring perjalanan waktu semakin banyak rakyat Pajajaran yang memeluk agama Islam perkembangan ini menimbulkan ketegangan antara kiansantang dengan ayahnya Prabu Siliwangi hingga pada suatu ketika terdengar berita nulis Sri Paduka bahwa Kian Santang hendak menyerang kerajaan dan memaksa ayahnya untuk memeluk agama Islam Prabu Siliwangi tidak ingin berperang melawan putranya kiansantang akhirnya beliau memutuskan untuk meninggalkan istana kerajaan [Musik] mendengar kepergian ayahnya kiansantang bermaksud untuk kyaknya untuk diajak masuk Islam dengan kesaktiannya kiansantang dapat mengejar ayahnya hingga ke daerah Garut Selatan namun Prabu Siliwangi tidak ingin menuruti putranya dan beliau beserta pengikutnya memilih ajaran leluhurnya tahta kerajaan diwariskan kepada surawisesa anak Prabu Siliwangi mayangsunda dan juga cucu Prabu susuktunggal dua surawisesa setelah Sri Baduga tiada Pajajaran dengan Cirebon berada pada generasi yang sejajar meskipun yang berkuasa di Cirebon adalah Syarif Hidayatullah tetapi dibelakangnya berdiri Pangeran Cakrabuana dikenal juga sebagai Haji Abdullah Iman pengganti Sri buka Maharaja adalah surawisesa beliau dipuji dalam cerita Parahyangan dengan sebutan kasuran atau perwira kadiran atau perkasa dan kewenangan atau pemberani Hai selama memerintah Ia melakukan 15 kali pertempuran ujian penulis Carita Parahyangan memang berkaitan dengan hal ini Hai untuk memajukan perdagangan dan memperkuat pertahanan kerajaan Sulawesi sama lakukan perjanjian dengan Portugis yang berkedudukan di Malaka di dalam perjanjian ini disepakati bahwa Portugis akan mendirikan benteng di Banten dan kalapa untuk itu tiap kapal Portugis yang datang akan diberi muatan lada yang harus ditukar dengan barang-barang keperluan yang diminta oleh pihak Sunda Kemudian pada saat benteng mulai dibangun pihak Sunda akan menyerahkan 1000 karung lada tiap tahun untuk ditukarkan dengan muatan sebanyak dua kostum modus kurang lebih 351 pintal [Musik] perjanjian ini ditandatangani tanggal 21 Agustus 1522 ketika Portugis yang dipimpin oleh Enrique leme berkunjung ke ibukota pakuan perjanjian Pajajaran Portugis sangat mencemaskan Trenggana Sultan Demak di Selat Malaka pintu masuk perairan nusantara sebelah utara sudah dikuasai Portugis yang berkedudukan di Malaka dan Pasai bila Selat Sunda yang menjadi pintu masuk perairan nusantara di selatan juga dikuasai Portugis maka jalur perdagangan laut yang menjadi urat nadi kehidupan ekonomi Demak terancam putus enggak nah segera mengirim armadanya di bawah pimpinan Fadilah gan yang menjadi senopati Demak Fadilah Gan adalah menantu Raden Patah sekaligus menantu Syarif Hidayatullah Fadhilah dan memperistri Ratu Pembayun janda Pangeran jayakelana kemudian iapun menikah dengan ratu ayu janda sabranglor atau Sultan Demak dua selain itu Fadilah masih terhitung cucu Sunan chord sebab buyutnya adalah kakak Ibrahim Zainal Akbar Ayah Sunan Ampel Sunan Ampel sendiri adalah mertua Raden Patah Sultan Demak satu Carita Parahyangan menyebut Fadilah dengan Arya pura pasukan padilah yang merupakan gabungan pasukan Demak cerbon menyerang Banten pintu masuk Selat Sunda kedatangan pasukan ini telah didahului dengan guru Hara di Banten yang ditimbulkan oleh pangeran Maulana Hasanudin Putra Syarif Hidayatullah dan para pengikutnya serangan pasukan Fadillah menyebabkan pasukan pakuan Pajajaran di Banten terdesak Bupati pantun beserta keluarga dan pembesar Keraton nya mengungsi ke ibukota Pakuan Hai Pangeran Hasanudin kemudian diangkat oleh ayahnya menjadi Bupati Banten bagian dari Kesultanan Cirebon Hai Setahun kemudian Fadilah bersama pasukannya menyerang dan merebut Pelabuhan kalapa Bupati kelabang bersama keluarga dan para menteri kerajaan yang bertugas di pelabuhan gugur pasukan bantuan dari pakuan pun dapat dipukul mundur keunggulan pasukan Fadillah terletak pada penggunaan meriam yang justru tidak dimiliki oleh Laskar Pajajaran bantuan Portugis datang terlambat karena Francisco De sa yang ditugasi membangun benteng diangkat menjadi gubernur Goa di India keberangkatan ke Sunda dipersiapkan dari Gowa dengan enam buah kapal Galleon yang dinaiki desa dan berisi peralatan untuk membangun benteng terpaksa ditinggalkan karena Armada ini diterpa badai di Teluk Benggala [Musik] Desa tiba di Malaka pun 1527 ekspedisi ke Sunda bertolak dari Malaka mula-mula menuju Banten Agam tetapi karena Banten sudah dikuasai Hasanuddin perjalanan dilanjutkan ke pelabuhan kalapa di Muara Cisadane Desa memancangkan pathrow pada tanggal 30 Jun 1527 dan memberikan nama kepada Cisadane Riau Desa George W Hai kemudian kalium Desa memisahkan diri hanya kapal brigantine dipimpin keluar tekiro yang langsung ke pelabuhan kalapa [Musik] coelho terlambat mengetahui perubahan situasi kapalnya menepi terlalu dekat ke pantai dan menjadi mangsa sergapan pasukan Fadillah dengan kerusakan yang berat dan korban yang banyak kapal Portugis ini berhasil meloloskan diri ke Pasai demikianlah pada masa pemerintahan surawisesa wilayah Banten dan Sunda Kelapa dikuasai oleh cirebon-demak meskipun Cirebon sendiri sebenarnya relatif lemah akan tetapi berkat dukungan Demak kedudukannya menjadi mantap Hai perang Cirebon pacaran berlangsung lima tahun lamanya yang satu tidak berani naik ke darat yang satunya lagi tak berani turun ke laut cirebon dan Demak hanya berhasil menguasai kota-kota Pelabuhan hanya di bagian timur pasukan Cirebon bergerak lebih jauh ke selatan pertempuran Cirebon dengan Galuh terjadi tahun 1528 disini pun terlihat peran Demak karena kemenangan Cirebon terjadi berkat bantuan pasukan meriam Demak tepat pada saat pasukan Cirebon terdesak mundur Hai Laskar kalu tidak berdaya menghadapi panah besi yang besar yang menyembuhkan kuku seirng dan bersuara seperti Guntur serta memuntahkan logam panas Hai tombak tanah anak panah mereka lumpuh karena meriam maka jatuhlah kalau dua tahun kemudian jatuh pula kerajaan Talaga benteng terakhir kerajaan kalau Sumedang masuk kedalam lingkaran pengaruh Cirebon dengan dinobatkannya pangeran santri menjadi Bupati Sumedang pada tanggal 21oktober 1530 Pangeran santri adalah cucu Pangeran Panjunan kakak ipar Syarif Hidayatullah Boyot Pangeran santri adalah Syekh Datuk Kahfi pendiri Pesantren pertama di Cirebon ia menjadi Bupati karena pernikahannya dengan saat Iya sih kutuk umum Sumedang secara tidak resmi Sumedang menjadi daerah Cirebon dengan kedudukan yang mantap di timur Citarum Cirebon merasa kedudukannya mapan Selain itu gerakan ke pakuan selalu dapat dibendung oleh pasukan surawisesa maka ketua pihak mengambil Jalan Terbaik dengan berdamai dan mengakui kedudukan masing-masing tahun 1531 tercapai perdamaian antara surawisesa dan Syarif Hidayatullah masing-masing pihak berdiri sebagai negara merdeka perjanjian kami dengan Cirebon memberikan peluang kepada surawisesa untuk mengurus dalam negerinya setelah berhasil memadamkan beberapa pemberontakan yang berkesempatan menerawang untuk mengenang kebesaran ayahandanya untuk menunjukkan rasa hormat terhadap mendiang kayaknya beliau membuat sasakala atau tanda peringatan kuat ayahnya [Musik] itulah prasasti Batutulis yang diletakkannya di kab Sam tempat anda kekuasaan Sri Paduka yang berupa lingkar batu ditanamkan dan memuat tulisan [Musik] semoga selamat ini adalah tanda peringatan untuk praburatu almarhum dinobatkan dia dengan nama Prabu kulewati Prana dinobatkan dia dengan nama Sri Baduga Maharaja Ratu haji di pakwan Pajajaran Sri sang ratu Dewata dialah yang membuat parit pertahanan pakuan dia Putra rahiyang Dewa Niskala yang dipusarakan di gunatika cucu rahiyang Niskala Wastu kancana yang dipusarakan ke Nusa larang dialah yang membuat tanda peringatan berupa gunung-gunungan undakan untuk hutan samida dan syair yang Talaga Rena mahawijaya dibuat dalam zakat 1455 surawisesa tidak menampilkan namanya dalam prasasti Ia hanya meletakkan dua Buah Batu di depan prasasti itu satu berisi astala ukiran jejak tangan yang lainnya berisi padat ala ukiran jejak kaki Hai mungkin pemasangan batu tulis itu bertepatan dengan upacara sraddha yaitu penyempurnaan Sukma yang dilakukan setelah 12 tahun seorang raja wafat dengan upacara itu Sukma orang yang meninggal dianggap telah lepas hubungannya dengan dunia materi surawisesa dalam kisah tradisional lebih dikenal dengan sebutan guru gantangan atau mundinglaya dikusuma permaisurinya kinawati berasal dari kerajaan Tanjung Barat yang terletak di daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan sekarang dinawati adalah Putri mentalku warna gadget mounting kawat yang tak semuanya penguasa di Tanjung Barat baik pakuan maupun Tanjung Barat terletak di tepi Ciliwung surawisesa memerintah selama empat belas tahun lamanya 2 tahun setelah ia membuat prasasti sebagai sasakala untuk ayahnya yang wafat dan dipusarakan di parents diantara raja-raja zaman Pajajaran hanya dia dan ayahnya yang menjadi bahkan bisa tradisional baik bab maupun pantun babad Pajajaran atau babad pakuan misalnya semata mengisahkan petualangan surawisesa guru gantangan dengan cerita Panji [Musik] 300e Wata Hai surawisesa digantikan oleh putranya Ratu Dewata berbeda dengan surawisesa yang dikenal sebagai panglima perang yang perwira perkasa dan pemberani Ratu Dewata sangat Alim dan taat kepada agama Ia melakukan upacara sunatan adat kita NBA Islam dan melakukan Tapa buat susu hanya makan buah-buahan dan minum susu menurut istilah sekarang vegetarian menurut Carita Parahyangan pada masa pemerintahan Ratu Dewata ini terjadi serangan mendadak ke ibukota pakuan dan musuh Tambung sangkane tidak dikenal asal-usulnya Ratu Dewata masih beruntung karena memiliki para perwira yang pernah mendampingi ayahnya dalam 15 kali pertempuran [Musik] sebagai Veteran perang para perwira ini masih mampu menghadapi sergapan musuh [Musik] Disamping itu ketangguhan benteng pakuan peninggalan Sri Paduka menyebabkan serangan kilat ini tidak mampu menembus gerbang pakuan tetapi dua orang Senopati Pajajaran gugur yaitu toh akan kelabu Sanghyang dan Toa Anshar ended kokohnya benteng pakuan merupakan zat-zat rakeyan banga yang pada tahun 739 masih menjadi raja di pakuan Hollywood berhasil setelah berjuang selama 20 tahun dan keberhasilannya itu diawali dengan pembuatan Parit pertahanan kota Hai kemudian keadaan pakuan ini diperluas pada zaman Sri Paduka seperti yang diceritakan pada pustaka negara kertabumi sebagai berikut sang Maharaja membuat karya besar yaitu membangun Telaga besar yang bernama mahalina Wijaya membuat jalan yang menutup ke ibukota pakuan dan jalan ke Wonogiri [Musik] memperteguh kedatuan memberikan desa atau berikan kepada semua pendeta dan pengiringnya untuk menggairahkan kegiatan agama yang menjadi penuntun kehidupan rakyat kemudian membuat kaputren atau tempat istri-istrinya Kesatrian atau asrama prajurit satuan-satuan tempat pagelaran tempat-tempat hiburan memperkuat Angkatan Perang memungut upeti dari raja-raja bawahan dan kepala-kepala desa dan menyusun undang-undang Kerajaan Pajajaran gagal merebut benteng kota pasukan menyerbu ini dengan cepat bergerak ke utara dan menghancurkan pusat-pusat keagamaan di Sumedang dirancang dan Jayagiri yang dalam zaman Sri Baduga merupakan Desa KW Kwan yang dilindungi oleh negara panjang Hai sikap Ratu Dewata yang Alim dan rajin bertanya menurut norma kehidupan zaman itu tidak tepat karena raja harus memerintah dengan baik tapabrata seperti yang dilakukannya itu hanya boleh dilakukan setelah turun tahta dan menempuh kehidupan manura jasun ia seperti yang telah dilakukan oleh Wastukancana Hai Karena itulah Ratu Dewata dicela oleh penulis Carita Parahyangan dengan sindiran kepada para pembaca maka berhati-hatilah yang kemudian janganlah engkau berpura-pura rajin puasa rupa-rupanya penulis kisah kuno itu melihat bahwa keahlian Ratu Dewata itu tidak disebabkan karena ia tidak berani menghadapi kenyataan penulis kemudian berkomentar pendek begitulah zaman susah 400 Sakti Raja Pajajaran keempat adalah ratu Sakti untuk mengatasi keadaan yang ditinggalkan Ratu Dewata yang bertindak serta Alim ia bersikap keras bahkan akhirnya kejam dan lalim dengan pendek Carita Parahyangan melukiskan Raja ini banyak rakyat dihukum Ati tanpa diteliti lebih tahu lu salah tidaknya harta benda rakyat dirampas untuk kepentingan Keraton tanpa rasa malu sama sekali kemudian Raja ini melakukan pelanggaran iaitu mengawini istri larangan Ti kaluaran wanita pengungsi yang sudah bertunangan [Musik] Masih ditambah lagi dengan berbuat skandal terhadap ibu tirinya yaitu bekas para selir ayahnya karena itu ia diturunkan dari tahta kerajaan [Musik] 500 nilakendra nilakendra atau Toa Andi Majaya naik tahta sebagai penguasa Pajajaran yang kelima pada saat itu situasi kenegaraan sudah tidak menentu dan rasa frustasi telah melanda segala lapisan masyarakat Hai Carita Parahyangan memberitakan sikap petani-petani menjadi serakah akan makanan tidak merasa senang binaa tidak bertanam sesuatu ini merupakan Prita tidak langsung bahwa kelaparan telah terjangkit Prabu nilakendra tidak perduli pada situasi ini dia lebih suka berfoya-foya dan mengadakan pesta pora makanan enak seperti diceritakan dalam Carita Parahyangan karena terlalu lama Raja tergoda oleh makanan tiada ilmu yang disenanginya kecuali perihal makanan lezat yang layak dengan tingkat kekayaan Hai Rapunzel akendra juga tidak peduli untuk membangun pertahanan kerajaannya malah memperindah Keraton membangun taman dengan jalur-jalur terpatuk mengapit gerbang larangan-nya Hai kemudian membangun rumah keramat Bali bobot sebanyak 17 baris yang judul isi bermacam-macam kisah dengan emas the value beserta para pembesarnya memperdalam aliran keagamaan Tantra aliran ini mengutamakan mantra-mantra yang terus-menerus diucapkan sampai kadang-kadang orang yang bersangkutan merasa bebas dari keadaan disekitarnya mengenai musuh yang harus dihadapinya Ia membuat sebuah bendera keramat bendera inilah yang diandalkan yang menolak muncul serangan Banten terjadi melibatkan Sultan Maulana Hasanuddin dan putranya Maulana Yusuf akhirnya nasib nilakendra dipisahkan Allah rangrang Matata nitip link kata tuan kalah perang maka ia tidak tinggal di Keraton peristiwa kekalahan nilakendra ini terjadi ketika Syarif Hidayatullah masih hidup demikianlah Sejak saat itu ibu kota fun telah ditinggalkan oleh raja dan dikuasai oleh Kesultanan Banten 6 Arai Kamulyan Raja Pajajaran yang terakhir adalah nusamulya menurut Carita Parahyangan dalam naskah Naskah Wangsakerta ia disebut ragamulya Ari yang serabu suryakancana raja ini tidak berkedudukan di pakuan tetapi di Pulosari Pandeglang Oleh karena itu ia disebut pucuk umum Panembahan Pulosari [Musik] walaupun hanya menguasai wilayah kecil saja namun Prabu ragamulya masih dapat bertahan selama 12 tahun di wilayah sekitar Pandeglang sebelum akhirnya diserang kembali oleh Kesultanan Banten pimpinan Sultan Maulana Yusuf Hai sejarah Banten memberitakan keberangkatan pasukan Banten ketika akan melakukan penyerangan dalam Pupuh kinanthi waktu keberangkatan itu terjadi bulan Muharram tepat pada awal bulan hari Ahad tahun Alip inilah tahun sakanya 1501 walaupun tahun Alip baru digunakan oleh Sultan Agung Mataram dalam tahun 1633 masehi namun dengan perhitungan mundur tahun kejatuhan bakwan 1579 itu memang akan jatuh pada tahun Alip yang keliru hanyalah hari sebab dalam periode itu tanggal 1 Muharram tahun Alip akan jatuh pada hari Sabtu menurut pustaka Nusantara Satu dan kertabumi Dua Pajajaran jurnal cengek ada cakcuk lah paksa wesaka masa Sewu limangatus punjul Siki Ikang catat ala Hai pacaran lenyap pada tanggal 11 bagian terang bulan wesaka tahun 1500 Saka kira-kira jatuh pada tanggal 8 Mei 1579 masehi sisa-sisa pengawal istana pakuan selanjutnya menjadi cikal-bakal penduduk Baduy dalam dan Baduy Luar naskah Banten memberitakan bahwa benteng pakuan baru dapat dibobol setelah terjadi penghianatan komandan kawal benteng pakuan rasa sakit hati karena tidak memperoleh kenaikan pangkat Ia adalah saudara kichung jauh seorang kepercayaan pada bahan Yusuf tengah malam hidung tuh bersama pasukan khusus menyelinap kedalam kotak setelah pintu benteng terlebih dahulu dibukakan saudaranya itu dan berakhirlah zaman Pajajaran itu ditandai dengan diboyong nya Palangka sriman sriwacana tempat duduk kalau seorang raja dinobatkan dari pakuan ke surasowan di Banten oleh pasukan Sultan Maulana Yusuf batu berukuran 200 kali 160 kali 20 cm itu terpaksa diboyong ke Banten karena tradisi politik waktu itu mengharuskan demikian nuhun nuhun nuhun [Musik]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kisah-legenda
Dahulu, wilayah bangsa Indonesia pernah menguasai lebih 2/3 Muka Bumi?
Misteri Candi Cetho, Candi Sukuh dan Candi Penataran Candi Cetho • Cetho Temple ( lat=-7.5957324 ; lon=111.1582518) • * Candi Sukuh • Suk...
-
Bertemu dengan leluhur yang sudah berada di alam kadewatan (alam roh) dalam tradisi spiritual Bali atau Jawa umumnya dilakukan melalui upac...
-
Pernah, nggak, kamu ngerasain atau mikir, gimana, ya, caranya supaya nggak merasa kesepian? Atau pernah nggak mikir, gimana cara ngatasi...
-
Serat Praniti Radya adalah karya sastra Jawa yang dibuat oleh Sri Aji Jayabaya , Raja Nuswantara yang terkenal sebagai Raja dari Kerajaan ...
No comments:
Post a Comment