Sunday, December 25, 2022

Satria Piningit

Hai satria piningit top Alone ramalan Jayabaya dalam Jangka Jayabaya disebutkan bahwa Ratu Adil berwatak seperti Baladewa yang dalam pewayangan digambarkan sebagai sosok yang berwatak tegas keras hati mudah naik darah tetapi pemaaf dan Arif bijaksana Hai dan Sabdo Palon berjanji akan lahir kembali dan mengasuh sang Satria yang berwatak seperti Baladewa Hai mengapa Tuhan memilih Satria sosok keras hati dan tempramental seperti Baladewa sebagai pemimpin umat di akhir zaman adalah karena yang diurusi satria piningit di akhir zaman nanti bukan hanya satu kaum saja seperti tugas para nabi dan rasul sebelumnya tetapi umat manusia di seluruh dunia lalu tantangan yang dihadapinya bukan saja dunia yang keras penuh bencana alam kekeringan bencana kelaparan hingga pandemic tetapi juga manusia-manusia yang berwarna apatis dan super egois dan yang utama ia akan terus dalam kondisi berperang dengan kekuatan-kekuatan jahat dari dunia fisik maupun astral yang menyatu padu untuk menghancurkannya untuk menghadap kondisi-kondisi sangat sulit seperti itu pemimpin yang keras memiliki disiplin tinggi tegas menjatuhkan hukuman dengan menjunjung tinggi keadilan kiranya menjadi satu-satunya solusi terai Satria Kumara bukanlah sosok yang suka berbasa-basi tidak perlu pujian dan jangan coba-coba menjilat ia dikaruniai kemampuan dapat membaca isi hati karena itu tidak akan dapat dibohongi ataupun dikelabui ketegasannya digambarkan dalam Jangka Jayabaya dalam bentuk ungkapan ujung Trisula Weda nya sangat tajam membawa maut Trisula yang dimaksudkan adalah analogi dari prinsip benar tegak lurus jujur sementara ungkapan membawa maut dapat dimaknai hukuman mati babi yang tervonis bersalah melanggar tiga Prince Hai pernah tegak lurus jujur yang dijunjung tinggi satria piningit dan Sabdo Palon apa yang tidak kita sadari terjadi dalam kehidupan dunia dalam 10-20 tahun terakhir adalah bahwa telah begitu masifnya tema pahlawan super mengisi ruang kesadaran kita [Musik] asimilasi ini terjadi tidak saja pada anak-anak tapi juga kita orang dewasa tema pahlawan super dan Sabdo Palon bisa dikatakan telah menjadi sulaman baru dalam alam kesadaran kita kita semua menjadi begitu mengenalinya kita semua akrab dan Melihatnya sebagai bagian dari kemungkinan realitas ia menjadi pengetahuan baru menjadi bagian dari ide dan harapan solusi ekstrim untuk masalah yang juga hal ini berarti sebenarnya sedang tumbuh paradigma baru dalam kesadaran kolektif kita sebagai umat manusia paradigma yang mengarahkan disiplin emosional dan intelektual kita untuk menghadirkan penilaian yang substansial Hai untuk diketahui niat yang menjadi dasar penilaian moral kita di hadapan Tuhan muncul dari penilaian substansial ini sebab dari sanalah terpicu perilaku yang didasari keinginan sadar kita [Musik] untuk semua fenomena Ini pertanyaan yang relevan muncul yaitu mekanisme Cosmic seperti apa yang ingin diadaptasi oleh sang pencipta dalam alam kesadaran kita apa hal penting dibelakang sana yang menunggu untuk terjadi untuk menjawab pertanyaan tersebut penting untuk melihat kembali informasi yang kita warisi dari zaman kuno berikut ini nubuwwah dari berbagai tradisi agama tentang sosok Sang Penyelamat dalam teks Suci agama-agama besar dunia sebut saja Kristen Hai Islam Hindu Budha Suro Astria nismo dan lain-lain terdapat kepingan arsip kuno tentang kehadiran sosok penyelamat yg 1.51 depan narasi ini seperti informasi yang terus didaur ulang terus hadir di berbagai lapisan zaman dan peradaban manusia yang lalu pun perbedaan nama namun tujuan kan substansi moral yang diusung sosok penyelamat yang dimaksud bisa dikatakan tetaplah sama ia sejak dahulukala informasi ini telah berhasil ditransmisikan ke dalam ingatan manusia dari waktu kewaktu terintegrasi sebagai bagian dari doktrin keagamaan di sisi lain ini memang bagian dari sedikit puasa dalam dunia keagamaan yang dapat membangkitkan harapan dalam aspek baik Khan umat hal ini sering menjadi bahan penghinaan dari orang-orang sekuler bahkan penghinaan semacam itu terkadang juga datang dari anggota komunitas agama itu sendiri dari kelompok yang menganggap kepercayaan akan prediksi masa depan sebagai hal yang terlarang [Musik] ini sosok Sang Penyelamat itu disebut Mesia dalam bahasa Ibrani Kristen di Yunani kedua sebutan ini sama-sama berarti yang diurapi yaitu seseorang yang secara khusus dipilih oleh Tuhan dan diberi seperangkat kuasa demi kesuksesan misinya dia akan menjadi demonstrasi terakhir dan bukti plus kasih Tuhan yang senantiasa ingin memperkenalkan umat manusia jalan hidup yang benar Hai pagi Emak Hindu sosok penyelamat yang ditunggu disebut kalki yang secara harfiah berarti melakukan segala sesuatu kotor penuh dosa hal ini menunjukkan bahwa sebelum akhirnya terlahir kembali sebagai avatara Vishnu ia sebelumnya adalah manusia biasa yang tidak luput dari melakukan kesalahan dengan kata lain ia akan mengalami pencerahan untuk terlahir kembali sebagai Avatar Wisnu bagi Umat Buddha dia disebut Maitreya Buddha Gautama menubuatkan nya sebagai sosok ku dari masa depan yang memiliki kemampuan tak terukur terlahir kembali ke dunia dengan moral tertinggi dan kesalehan terdalam dalam aliran buddhisme theravada disebutkan bahwa sebelum menjadi ini Dia adalah seorang bodhisatwa yang berjuang untuk mencapai pencerahan penuh bagi umat Islam dia disebut al-mahdi tradisi Islam meyakini bahwa Al Mahdi akan datang ke dunia ini sebagai penyelamat di akhir zaman kata Mahdi berasal dari bahasa Arab yang berarti yang dipimpin dengan benar atau yang mendapat Hidayah atau dapat pula dimaknai yang mendapat pencerahan [Musik] kalangan seru Astri yang menyebutnya saucisson secara harfiah berarti orang yang membawa manfaat [Musik] Hai seperti halnya sosok penyelamat dalam tradisi agama lain saw Sisan dalam doktrin Solo astrian juga diidentifikasi sebagai tokoh penyelamat eskatologis yang akan membawa flashscore.id yaitu doctrines roaster tentang renovasi akhir alam semesta ketika kejahatan dihancurkan untuk selama-lamanya tidak ketinggalan ajaran tahu isme juga membicarakan tentang sosok Lee Hong sosok Messi alis yang muncul diakhir siklus dunia untuk menyelamatkan umat manusia Selain itu ada juga istilah senren secara harfiah berarti manusia sejati yang dipercaya akan hadir di masa depan untuk memperbarui dunia Hai sentren dianggap sebagai penguasa yang dikirim surga atau yang telah menerima mandat surgawi secara umum kita bisa melihat bahwa Sang Penyelamat yang akan muncul di akhir zaman memiliki narasi yang sama dalam berbagai tradisi agama yaitu sosok manusia biasa yang kemudian tercerahkan Hai jika dalam tradisi Hindu ia disebut sebagai klg yang secara harfiah berarti melakukan segala sesuatu kotor penuh dosa maka dalam naskah nahjul balagha Ma digambarkan sebagai berikut dia pada awalnya akan menjadi seperti orang asing yang Malang yang tidak dikenal dan tidak diperhatikan dengan permulaan seperti itu dia akan mendirikan kerajaan Tuhan di dunia ini dia akan menjadi demonstrasi terakhir dan bukti keinginan plus kasih Tuhan untuk mengenalkan manusia jalan hidup yang benar demikian nubuatan yang menjelaskan status Sang Penyelamat sebelum ia mulai memainkan peran yang ditentukan sang pencipta untuknya [Musik] kemampuan manusia super yang dimiliki pisang penyelam Hai begitu setelah tipapada momentum yang telah ditentukan untuk ia tampil memulai terangnya Ia mendapat pencerahan [Musik] narasi dari berbagai tradisi agama menjelaskan bahwa pencerahan itu kemudian menjadikan Sang Penyelamat sebagai sosok manusia yang memiliki kemampuan luar biasa dalam mitologi Kejawen sabdopalon adalah sumber segala ilmu dan sadar akan segala hal [Musik] sabdopalon akan melindungi dan membela dirinya dengan sumberdaya ilmu pengetahuan tertinggi penguasaannya atas sumberdaya ini akan lengkap dia akan tahu caranya dan karena semua itu adalah ilmu tertinggi maka betapa mereka harus digunakan secara hati-hati pengetahuan itu akan ngerti harta yang salah jika dimiliki oleh orang lain Sabdo Palon sendiri menunggu Sekian lama untuk mengajarkannya pada sang Satria Baladewa [Musik] sabdopalon menunggu perintah dari langit sebuah perintah surgawi akan diberikan kepadanya [Musik] lahirlah dunia menunggumu anugerah yang hanya diberikan kepada Sabdo Palon yaitu membersihkan dunia dan tidak membiarkan orang-orang yang menentang agama dalam tradisi Hindu kalki disebutkan diberkahi 8 fasilitas manusia super disebut astasiti 8 kesempurnaan Agung anima kemampuan untuk menjadi lebih kecil dari yang terkecil membuat tubuh menjadi seukuran atom atau bahkan menjadi tidak terlihat maimmah kemampuan untuk menjadi besar tak terhingga dapat mengembangkan Tugu hingga ukuran besar yang tak terhingga lagi ma kemampuan untuk menjadi tidak berbobot atau lebih ringan dari udara Hai Prapti kemampuan untuk melakukan perjalanan secara instan atau dapat berada di mana saja dalam waktu Sekejap Hai prakamya kemampuan untuk mencapai atau mewujudkan apapun yang diinginkan Hai Isyfa kemampuan untuk mengontrol alam individu organisme dan lain-lain supremasi atas alam dan kemampuan untuk memaksakan pengaruh pada siapapun facfa kemampuan untuk mengontrol semua elemen materi yang atau kekuatan alam Hai karimah kemampuan untuk menjadi sangat berat dan tidak tergoyahkan oleh siapapun atau apapun dalam tradisi gudang hal ini disebut Ride atau kekuatan supranatural menurut John booker ada A8 kekuatan merede mereplikasi dan memproyeksikan gambar tubuh diri sendiri membuat diri tidak terlihat melewati benda padat menyelam di tanah yang kokoh berjalan di atas air terbang sentuh matahari dan bulan dengan satu tangan naik ke dunia Dewa Brahma di surga tertinggi Prabu Jayabaya sendiri dalam nubuat tentang satria piningit sebutan Sang Penyelamat dalam tradisi Jawa mengatakan Sang Penyelamat menguasai seluruh aja di seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya warisannya Gatotkaca sejuta kita ketahui dalam Mahabharata Gatotkaca digambarkan sebagai jagoan para dewa yang memiliki kekuatan luar biasa salah satunya adalah kemampuan dapat terbang Jadi jika Prabu Jayabaya menyebut satria piningit mewarisi kemampuan Gatotkaca sejuta jelas ini merupakan upaya Prabu Jayabaya untuk menggambarkan kekuatan luar biasa milik satria piningit yang sulit diukur [Musik] ungkapan Senada juga disampaikan nostradamus dalam property century21 Rang Timur akan keluar dari kursinya sebrangi pegunungan Alpen untuk melihat gaul akan menembus melintasi la Hai air dan salju dan masing-masing akan dipukul dengan tongkatnya adalah merupakan skenario sang pencipta untuk membiasakan generasi kita dengan suatu situasi yang akan kita alami atau kita saksikan di masa mendatang Hai Mari kita lihat ramalan Prabu Jayabaya [Musik] Hai tingkah laku orang mencari makan seperti kapak ditampi yang cepat mendapatkan yang lambat terpeleset yang besar beramai-ramai membuat yang kecil terjepit yang angkuh menengadah yang takut malah mati namun yang ngawur malah Makmur yang berhati-hati mengeluh setengah mati [Musik] Cina berlindung karena dilempari lari terbirit-birit mereka ikut pada orang Jawa yang sadar masih mengingat yang tidak sadar was-was berlari-lari bak pencuri yang kena tubuh yang tetap tinggal dibenci banyak orang malas banyak yang genit yang prihatin tidak kebagian yang dapat bagian tidak prihatin selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun sinungkalan Dewa wolu ngasta manggalaning Meratus akan ada Dewa tampil berbadan manusia berparas seperti Batara Kresna berwatak seperti Baladewa bersenjata Trisula Weda tanda datangnya perubahan zaman orang pinjam mengembalikan orang berhutang membayar hutangnya Wah bayar nyawa hutang lalu dibayar malu sebelumnya ada pertanda bintang pari panjang sekali tepat di arah selatan menuju Timur lamanya tujuh malam hilangnya menjelang pagi sekali bersama munculnya Batara Surya bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut itulah tanda Putra Batara Indra sudah nampak datang di bumi untuk membantu orang Jawa saya ingin langsung membahas bait 159 dan 1600 dimana Prabu Hai mengisaratkan kemunculan Ratu Adil [Musik] Beliau mengatakan bahwa selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun sinungkalan Dewa wolu ngasta manggalaning Ratu akan ada Dewa tampil berbadan manusia untuk mereka-mereka tahun mana yang dimaksud saya pikir kalimat sinungkalan the wolu ngasta manggalaning Ratu perlu mendapat penafsiran bunyi kalimat berwatak seperti Baladewa adalah isyarat yang diberikan Prabu Jayabaya bahwa Satrio Piningit atau Ratu Adil adalah seorang yang berwatak tegas keras hati mudah naik darah tetapi pemaaf dan Arif bijaksana sebagaimana ciri watak Baladewa dalam pewayangan dibait 160 Prabu Jayabaya menyapu satria piningit sebagai Putra secara Indra untuk mencermati frasa ini mencari tahu siapa nama Putra Batara Indra bisa menjadi salah satu solusi dalam kisah Ramayana disebutkan bahwa Raja bangsa karr atau bangsawan Arab yaitu Valley adalah putra spiritual Dewa Indra di Indonesia Fadli lebih dikenal dengan sebutan Subali yang adalah suami tak Ratu kiskenda karena dibait 159 Prabu Jayabaya telah menyebutkan bahwa satria piningit berparas seperti Batara Kresna yang menyiratkan jika satria piningit berparas tampan dan berwibawa maka dapat diduga jika jadi yang ingin diambil dari sosok Putra Batara Indra tentulah bukan aspek sebagai raja bangsa cra melainkan mungkin aspek namavali atau Sri atau mungkin juga aspek sebagai seorang suami yang memiliki istri bernama cara asalnya dari kaki gunung Lawu sebelah timur sebelah timurnya Bengawan berumah seperti Raden Gatotkaca berubah rumah merpati susun tiga seperti manusia yang menggoda banyak orang digigit nyamuk mati banyak orang digigit semut hilang lenyap banyak suara aneh tanpa rupa pasukan makhluk halus sama-sama berbaris berebut garis yang benar tak kelihatan tak tertentu yang memimpin adalah Putra Batara Indra bersenjatakan Trisula wedha para asuhannya menjadi perwira perang jika berperang tanpa pasukan Sakti mandraguna tanpa bacaan-bacaan kesaktian Hai bergelar Pangeran terang kelihatan berpakaian kurang pantas namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak yang menyembah patung yang membentangkan kedua tangan Cina ingat suhu-suhu Atau leluhur dan pesan yang diberi lalu melompat ketakutan [Musik] Putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu yaitu kyai Batara Mukti ia Kresna ia Heru Mukti menguasai Seluruh ajaran ilmu memotong tanah Jawa kedua kali mengerahkan jin dan setan seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya Bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada Trisula Weda tajamnya Tritunggal nan suci benar tegak lurus jujur didampingin sabdopalon dan noyogenggong Hai tiap bulan Suro Sambutlah Kumara yang sudah tampak menebus dosa di hadapan sang Maha Kuasa masih muda sudah dipanggil orang tua warisannya Gatotkaca sejuta bait 161 menginformasikan posisi keberadaan satria piningit sebelum ia memunculkan diri karena ia belum secara resmi memunculkan diri maka tentunya posisi keberadaannya juga masih dalam status dirahasiakan karena itu ini bagian yang tidak akan saya jelaskan biar dia sendiri saja yang akan menjelaskan nanti Hai pada paket 162 kalimat banyak orang digigit nyamuk mati kemungkinan menyiratkan adanya wabah demam berdarah [Musik] mengenai kalimat lanjutan banyak orang digigit semut hilang lenyap saya pikir Prabu Jayabaya iseng saja memunculkan kalimat ini ia sedang menunjukkan kepiawaiannya membuat sajak dengan memunculkan bentuk Rima atau Pengulangan bunyi pada kalimat agak wong dicakot lemot mati akeh wong dicakot semut sirno kalimat banyak suara aneh tanpa rupa pasukan makhluk halus sama-sama berbaris berebut garis yang benar mereka tak kelihatan tak berbentuk Sangat menarik karena ini Senada dengan apa yang diungkap dalam naskah gulungan Laut Mati tentang perang Akhir zaman yang menyebutkan pertempuran itu bukan saja antara manusia tapi juga melibatkan makhluk penghuni dunia astral jadi pertempuran akhir zaman adalah final battle antara pihak yang berdiri di sisi kebenaran dengan pihak yang berdiri di sisi kejahatan tidak taat kepada Tuhan jika dalam naskah gulungan Laut Mati disebutkan bahwa dalam perang akhir zaman pasukan di sisi kebenaran dipimpin Putra cahaya maka dalam Jangka Jayabaya pemimpin pasukan yang berdiri di sisi kebenaran dipimpin oleh Putra Batara Indra [Musik] yang telah saya jelaskan merujuk pada sosok yang bernama valid yakni nama Putra spiritual upacara Indra dalam kisah Ramayana di dalam pahit 163 kalimat bergelar Pangeran perang mengindikasikan bahwa dimasa mendatang Ratu Adil atau Satrio Piningit akan terlibat dalam banyak peperangan hal ini selaras dengan narasi-narasi Abdul Chalid dari sumber-sumber lain seperti dari tradisi Islam misalnya yang menyebutkan bahwa Imam Mahdi akan melakoni puluhan peperangan yang mana akan selalu ia menangkan kemenangan demi kemenangan tersebut yang akhirnya memancing kemarahan Dajjal dan akhirnya keluar dari persembunyiannya kalimat selanjutnya kelihatan berpakaian kurang pantas namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak yang menyembah patung yang membentangkan kedua tangan dalam kalimat ini terapung Jayabaya syaratkan bahwa meskipun ratu adil tidak berpakaian layaknya seorang pemuka agama pada umumnya namun ia dapat memberi pencerahan kepada golongan Christian yang ia simbolisasi dalam ungkapan Rejo ngeplank yang jelas merujuk pada patung Yesus di tiang salib Hai di kalimat selanjutnya Cina ingat suhu-suhu leluhur dan pesan yang diberi lalu melompat ketakutan Prabu Jayabaya juga mengisyaratkan Ratu Adil dapat menginspirasi golongan etnis Tionghoa yang di masa hidup Prabu Jayabaya adalah golongan penganut ajaran Buddha jadi orang Cina yang dimaksud Jayabaya merujuk pada orang-orang Bugis menyadari pesan-pesan leluhur atau membuat dalam ajaran mereka bahwa suatu saat di masa mendatang akan hadir Mitre yang Sang Buddha masa depan kesadaran etnis Tionghoa ini digambarkan Jayabaya dengan kalimat mereka lalu melompat ketakutan bisa dikatakan merupakan penggambaran situasi psikologis seseorang ketika terkejut pada sesuatu yang datang tiba-tiba dan perusahaan subscribe mungkin untuk menyesuaikan diri dalam hal ini dapat dimaknai bahwa pada saatnya nanti orang-orang etnis Tionghoa pun akan berbondong-bondong masuk dalam barisan ratu adil dalam bait 164 kalimat menguasai Seluruh ajaran mengisyaratkan sangat ketika Satrio Piningit telah mencapai titik pencerahan sempurna atau mendapat Hidayah yang dalam tradisi Islam disebutkan bahwa Imam Mahdi adalah seseorang yang mendapat Hidayah dalam semalam [Musik] kalimut mengerahkan jin dan setan seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya Bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada atlet Sulawesi tajamnya Tritunggal nan suci benar Kak lurus jujur didampingi sabdopalon dan noyogenggong bahwa ratu adil tidak saja memimpin bangsa manusia tapi juga bangsa jin dan makhluk astral lainnya yang memilih berada di barisan kebenaran yang perlu mendapat perhatian dalam bait 164 adalah sebutan berpedoman Trisula Weda selama ini banyak kalangan menginterpretasikannya terlalu jauh padahal Prabu Jayabaya telah menjelaskan bahwa Trisula Weda itu terdiri dari tiga hal benar tegak lurus dan jujur pada bait 16 5 kalimat dia bulan Suro Sambutlah Kumara yang sudah tampak menebus Hai di hadapan sang maha kuasa dan kalimat masih muda sudah dipanggil orang tua saya pikir adalah dua kalimat yang mengungkap atau mengacu pada subjek yang sama Hai Kumala adalah nama lain Dewa kartikeya yang dikenal luas dalam tradisi orang tampil di wilayah India Selatan dan Srilanka Ia dikenal sebagai dewa perang yang memimpin tentara para dewa hal ini Senada dengan sebutan Pangeran perang dan pemimpin pasukan bangsa manusia bangsa jin dan semua kekuatan kosmis yang berdiri di sisi kebenaran sebagaimana yang digambarkan Jayabaya untuk sosok Ratu Adil Hai kalimat masih muda sudah dipanggil orangtua dapat dipahami maknanya dengan mencermati sosok Kumara atau Dewa kartikea yang dalam tradisi Hindu senantiasa digambarkan sebagai sosok yang masih muda dan tampan tapi memiliki kekuatan dan keterampilan yang luar biasa di sisi lain juga sangat cerdas Prabu Jayabaya memilihku marah sebagai analogi Ratu Adil [Musik] nampaknya bertujuan mengisyaratkan bahwa Ratu Adil adalah sosok seorang pemuda yang atas kehendak tuhan akan hadir di akhir zaman dengan segala kemampuan yang luar biasa atas segala kelebihan yang dimilikinya Ratu Adil akan kerap dihadapkan pada situasi dimana orang-orang yang berinteraksi dengannya akan bersikap su kan Kayaknya ketika orang itu berhadapan dengan orang tua hal ini misalnya dapat kita temukan dalam tradisi di Jawa yang memanggil Mbah ketika berhadapan dengan orang pintar tak peduli orang itu masih muda atau sudah tua kalimat warisannya Gatotkaca sejuta bisa dikatakan bentuk hiperbola yang diberikan Prabu Jayabaya untuk menggambarkan kekuatan dan keterampilan luar biasa yang dimiliki Ratu Adil ramalan Jayabaya atau sering juga disebut Jangka Jayabaya adalah ramalan yang populer dan dilestarikan secara turun-temurun dalam tradisi Jawa sesuai namanya ramalan ini dipercaya ditulis oleh Jayabaya Raja Kediri asal-usul utama serat ramalan Jayabaya dapat dilihat pada kita bisa sare yang digubah memulai Sunan Giri Prapen ada beberapa kalangan yang berpendapat bahwa ramalan ini sebenarnya disusun para residen masa itu hanya saja mereka mengatasnamakan Jayabaya sebagai penulisnya dalam pandangan saya isi Jangka Jayabaya merupakan sebuah peringatan dini tentang apa yang akan terjadi dimasa mendatang Jadi ia mengemban misi penting seperti halnya dengan naskah-naskah bergenre apokaliptik lainnya [Musik] Hai beberapa isinya pun telah banyak terbukti benar salah satu isi ramalan yang menarik perhatian saya adalah yang mengisyaratkan menyebut negara rusia Hai dimuka bumi ini hanya Rusia saja negara yang memiliki luas wilayah yang persis seperti 8 luas daratan bumi Hal ini menjadikan mereka sebagai negara dengan luas wilayah terluas di dunia di dalam ramalan tersebut dikatakan bahwa Presiden Rusia datang berkunjung ke di pertengahan tahun 2020 barusan Sebenarnya ada agenda kunjungan presiden Putin ke Indonesia hanya saja katanya karena situasi politik yang berkembang di Rusia kunjungan tersebut ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan jika mencermati urutan ramalan posisi kalimat tentang kunjungan Presiden Rusia memang berada diantara kalimat-kalimat ramalan yang cukup relevan dengan situasi tanah air terkini lukanya luka api sabdanya Sakti terbukti yang membantah pasti mati orang tua muda maupun bayi orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi garis sabdanya tidak akan lama beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menahan faktanya tidak mau dihormati orang setanah Jawa tetapi hanya memilih beberapa saja pandai meramal seperti Dewa dapat mengetahui lahirnya kagak puyuh dan cangga anda seolah-olah ngafirke waktu yang sama tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati bijak cermatan Sakti mengerti sebelum Sesuatu terjadi mengetahui leluhur anda memahami putaran roda sama atau secara Jawa mengerti Garis hidup setiap umat tidak khawatir tertelan zaman Oleh sebab itu Carilah Satria itu yatim piatu tak bersanak saudara sudah lulus Weda Jawa hanya berpedoman Trisula muncung trisulanya sangat tajam membawa maut atau hutang nyawa yang bagian tengah pantang berbuat merugikan orang lain yang di kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan pantang bila diberi hati-hati dapat terkena kutukan senang menggoda dan minta secara Nista ketahuilah bahwa itu hanya ujian jangan dihina ada keuntungan bagi yang dimintai artinya dilindungi Anda sekeluarga di hadapan begawang bukan pendeta disebut pendeta Bukan Dewa Disebut Dewa namun manusia biasa bukan kekuatan lain diterangkan jelas bayang-bayang menjadi terang-benderang jangan heran jangan bingung itulah putranya Batara Indra yang sulung dan masih kuasa mengusir setan turunnya air Brajamusti pecah memercik ke Hai hanya satu ini yang dapat memberi petunjuk tentang arti dan makna ramalan saya tidak bisa ditipu karena dapat masuk ke dalam hati ada manusia yang bisa bertemu Hai tapi ada manusia yang belum saatnya jangan iri dan kecewa itu bukan waktu anda memakai lambang Ratu tanpa mahkota sebab itu yang menjumpai segeralah menghormati jangan sampai terputus menghadaplah dengan batu keberuntungan ada di anak-cucu inilah jalan keqiang ingat dan waspada pada zaman kalabendu Jawa jangan melarang dalam menghormati orang berupa Dewa yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga jangan keliru mencari Dewa Carilah Dewa bersenjata Trisula Weda itulah pemberian Dewa menyerang tanpa pasukan bila menang tak menghina yang lain rakyat bersuka ria karena keadilan yang kuasa Setelah tiba Raja menyembah rakyat bersenjatakan Trisula wedha para pendeta juga pada mengucap itulah asuhannya sabdopalon yang sudah menanggung malu tetapi termasuk segalanya tampak terang benderang tak ada yang mengeluh kekurangan itulah tanda zaman kalabendu telah usai berganti zaman penuh kemuliaan memperkokoh tatanan jagad raya semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu [Musik]

No comments:

Post a Comment

Kisah-legenda

Dahulu, wilayah bangsa Indonesia pernah menguasai lebih 2/3 Muka Bumi?

Misteri Candi Cetho, Candi Sukuh dan Candi Penataran Candi Cetho •  Cetho Temple ( lat=-7.5957324 ; lon=111.1582518)  • * Candi Sukuh •  Suk...