Sunday, December 25, 2022

Sejarah Ajisaka

 hai hai hai hai Hai sejarah Jaka sengkala atau Ajisaka Hai kisah ini menceritakan kelahiran dan kehidupan masa muda Jaka sengkala Putra Batara angka jadi 2D Hai Jeju Iya kelak bergelar a Ajisaka yaitu orang yang mengisi kolom Jawa dengan penduduk dari bangsa manusia Hai tersebutlah seorang raja bernama Prabu Sabil yang memerintah kerajaan najran Hai Raja kini suka sekali berdagang ke seberang lautan dengan berdandan sebagai Saudagar Hai Pada suatu hari kapal yang ditumpangi Prabu Sabil dan para pengikutnya hancur dihantam badai di seluruh penumpang tewas kecuali brabus Akil yang terapung-apung di lautan dengan berpegangan pada sebilah papan kayu Hai Batara angka Jali saat itu sedang duduk diatas ombak laut sambil mengerjakan perintah Batara Guru untuk membuat senjata-senjata kosakata yang nanti hai ketika melihat Rabu Cakil terapung-apung Ia pun bergegas menolong dan membawanya naik kedaratan Hai setelah sadar dari pingsan ratus Agil berterima kasih atas pertolongan pacar Aam Ghazali Hai yang mereka pun berkenalan dan saling menceritakan asal-usul masing-masing Hai sebagai ungkapan terima kasih Rabu Sakil memohon dengan sangat agar Batara Angga Jelly Sudi singgah di Kerajaan najran barang beberapa hari hai cepet Hai Batara angka jadi tidak tega untuk menolak maka dengan kesaktiannya Ia pun menggendong Prabu sakral dan membawanya terbang di udara sehingga dalam sekejap saja mereka sudah sampai di ibukota kerajaan najran Hai tak karaang Ghazali menikahi dewisata 200 Akil sangat menyukai pribadi Patra Angga jelly dan berterus terang ingin menjadikannya menantu di saat itu ia telah memiliki seorang putri remaja bernama Dewi Saka yang hendak dijodohkan dengan Dewa pembuat senjata tersebut Hai patah rahang Ghazali menerima lamaran Prabu Sadil dengan senang hati Maka dilangsungkan lah pernikahan antara dirinya dengan Dewi Saka Hai namun Ia juga tidak bisa lama-lama meninggalkan tugas yang diberikan Batara Guru Hai setelah sang istri mengandung Batara Angga jadi pun mohon pamit kembali ke tengah lautan untuk melanjutkan pembuatan senjata-senjata pusaka Hai kelahiran Jaka sengkala Hai sudah lebih dari 90-an mengandung namun baby Saga belum juga melahirkan Hai segala macam pengobatan sudah diusahakan oleh Prabu Sakil namun belum juga berhasil Hai sampai akhirnya usia kandungan mencapai 2 Tahun barulah Dewi Saga melahirkan bayi laki-laki berkulit putih bersih dengan mata berwarna merah berkilat-kilat Hai bayi itu diterima macakka sengkala karena kelahirannya tergolong aneh dan tidak seperti bayi-bayi lain pada umumnya Hai sejak kecil Jaka sangkalang sudah memiliki keistimewaan yang tidak minum air susu ibunya tetapi menghisap ujung jari sendiri hai ketika berusia delapan tahun Ia sudah menamatkan semua ilmu yang diajarkan para ulama Hai setelah tumbuh dewasa Ia pun memiliki berbagai macam kesaktian antara lain mampu terbang di angkasa Hai Pada suatu hari Jaka sengkala meminta ibunya untuk menceritakan siapa sebenarnya Ayah kandungnya Hai setelah dicat terus-menerus Dewi Saka akhirnya bercerita bahwa zakat sengkala sebenarnya adalah cucu seorang Dewa pembuat senjata bernama Batara Angga Jali yang saat ini berada di atas Samudera Hindia Hai Jaka sengkala sangat penasaran ingin bertemu ayahnya dan tidak bisa ditahan lagi Hingga Oh iya pun mohon pamit kepada kakek dan ibunya untuk pergi mencari batang Aang Ghazali Hai dengan berat hati Prabu sakral dan dewisata pun melepas kepergian Jaka sengkala yang sangat mereka kasih itu dan mendoakannya supaya selalu mendapatkan perlindungan Tuhan yang maha kuasa Hai Jaka sengkala bertemu ayahnya Hai Jaka sengkala terbang meninggalkan kerajaan Najwa dan sampai di atas Samudera Hindia Hai di tengah lautan ia melihat pacarnya Angga cari sedang duduk tenang di atas ombak lautan sambil tangannya bekerja membuat senjata-senjata pusaka Jaka sengkala yakin orang itu adalah Ayah kandungnya dan Ia pun segera memperkenalkan diri mengetahui pemuda itu adalah anak Dewi zakat Batara Angga Jelly sangat gembira dan menerimanya sebagai Putra Hai Jaka sengkala sangat kagum melihat kesaktian sang ayah dalam membuat senjata yang tidak menggunakan api Namun cukup jadinya memijat-mijat besi baja Ia pun menyatakan ingin tinggal bersama sang ayah namun baadraan Ghazali berkata bahwa sebaiknya jaga sengkala pulang ke najran saja supaya bisa hidup mulia di sana sebagai raja yang kelak menggantikan kakeknya Hai Jaka sengkala mengaku tidak suka kemewahan dan ingin hidup sebagai murid sang ayah saja karena baginya Batara Angga Jali adalah yang paling sakti di dunia bernama Hai fakta nggak cari menolak anggapan itu ia mengatakan bahwa ayahnya atau kakek dari Jaka sengkala yang bernama Batara Rama Yadi jauh lebih Sakti darinya Hai jika membuat senjata Batara Rama Yadi tidak perlu menggunakan tangan tapi cukup dengan memandang saja besi baja akan lunak dengan sendirinya Hai Jaka sengkala pun mengurungkan niat untuk berguru kepada ayahnya dan menyatakan ingin berguru kepada sang kaget saja Hai bakar Aang Ghazali melepaskan kepergian putranya itu dan menunjukkan arah yang harus ditempuh jika ingin bertemu pacar rahmayadi Hai Jaka sengkala bertemu kakeknya Hai Jaka sengkala akhirnya berhasil menemukan Batara Rama Yadi yang sedang duduk diatas awan Mega sedang Siu membuat berbagai senjata pusaka Hai tanpa perlu Jaka sengkala memperkenalkan diri ternyata Batara Rama Yadi sudah dapat menebak kalau ia adalah jadinya sendiri yaitu Putra bachtera Angga Hai Jaka sengkala menyampaikan niatnya ingin berguru kepada sang kakek yang dianggapnya paling sakti di dunia bernama Hai kini ia melihat dengan mata sendiri bagaimana sang kakek membuat senjata tanpa perlu menggunakan tangan Hai cukup dengan dipandang saja segala macam besi dan baja akan lunak dengan sendirinya Hai namun pacaran ramayadi menolak sebutan paling sakti tersebut karena ia hanyalah seorang empu pembuat senjata Hai para dewa di Kahyangan Tengku jauh lebih Sakti dan yang paling sakti adalah Batara Guru sang raja para dewa Hai Adapun dewa lainnya yang memiliki kesaktian setara dengan Batara Guru adalah putra bungsunya yang bernama Batara Wisnu Hai Jaka sengkala terlihat kecewa karena kakeknya Ternyata bukan yang paling sakti ia kemudian mohon pamit untuk berangkat menemui Batara Wisnu Hai Batara rahmayati mengizinkan dan menunjukkan arah yang harus ditempuh menuju tempat tinggal Batara Wisnu tersebut Hai Jaka sengkala bertemu pacar Wisnu Hai berkat petunjuk sang kaget Jaka sengkala berhasil menemukan kurung Bengkulu dan tiba di Kahyangan tempat tinggal Batara Wisnu tanpa harus memperkenalkan diri Batara Wisnu dapat menebak asal usul Jaka sengkala sekaligus mengetahui perasaan kecewa dalam hati pemuda itu terhadap ayah dan kakeknya yang ternyata bukan manusia paling sakti di dunia bernama Hai Jaka sengkala sangat senang melihat kepandaian Batara Wisnu dalam menebak asal usul serta isi hatinya Oh iya pun menyatakan ingin berguru kepadanya Hai para Wisnu mengatakan jika Jaka sengkala ingin menjadi murid maka harus bisa menyesuaikan diri dengan perilaku kehidupanya Hai Jaka sengkala menyatakan siap untuk menyesuaikan diri dengan perilaku upacara Wisnu Batara Wisnu pun menguji Jaka sengkala di dalam sekejap tubuh Batara Wisnu sudah menghilang dari pandangan dan kemudian amblas ke dalam perut bumi Hai setelah itu terbang ke angkasa dan mendarat di kutub utara kemudian menuju ke kutub selatan dalam waktu Sekejap Hai anehnya kemanapun Batara Wisnu pergi Jaka sengkala selalu dapat menyertainya Hai para Wisnu mengatakan bahwa zakat sengkala tidak perlu lagi belajar kesaktian karena pada dasarnya ia telah Sakti sejak lahir Hai Batara Wisnu juga menjelaskan bahwa di dunia ini tidak ada makhluk yang memiliki kesaktian paling sempurna karena yang sempurna hanyalah Tuhan Yang Maha Sempurna Hai maka ilmu yang paling tinggi derajatnya bukanlah ilmu kesaktian yang membuat manusia tidak terkalahkan tetapi ilmu pengetahuan yang membuat manusia semakin dekat dengan Tuhan yang maha kuasa Hai guys itulah ilmu kesempurnaan yang seharusnya dipelajari dan diamalkan Hai Jaka sengkala pun memohon supaya pacar Wisnu mengajarkan ilmu kesempurnaan tersebut agar ia dapat mendekati Tuhan yang maha kuasa Hai Batara Wisnu menyarankan supaya Jagat segala berguru kepada sahabatnya saja yang bernama pendeta kusmanadji di kerajaan Bani isra'il Hai Jaka sengkala menurut dan berangkat menuju arah yang ditunjukkan kepadanya Hai Jaka sengkala menjadi murid pendeta kusmanadji Hai Jaka sengkala akhirnya bertemu dengan pendeta kusmanadji dan menceritakan apa yang disampaikan Batara Wisnu kepadanya Hai pendeta kusmanadji berkenan menerimanya sebagai murid dan mengajarinya berbagai macam ilmu pengetahuan dan hakekat kebenaran Hai Setelah mempelajari semua ilmu dari Sang Guru Jaka sengkala berubah menjadi sosok rendah hati dan tidak lagi angkuh seperti sebelumnya Hai pendeta Usman Adji meramalkan Bahwa kelak cakes Sangkala akan menjadi manusia yang dipilih Tuhan untuk mengisi guru Jawa dengan penduduk manusia Hai Jaka sengkala juga diramalkan telah berhasil memperoleh Keabadian berkat meminum tirtamarta Kamandanu di tanah lemak namun waktunya masih lama Hai pendeta Usman Adji menyarankan agar saat ini Jaka sengkala pergi ke kerajaan Surati untuk bertemu ayahnya sambil menunggu takdir Tuhan lebih lanjut Hai rupanya pendeta kusmanadji mendapatkan berita bahwa Batara Guru sangat senang melihat hasil kerja para anggota Jali dalam menciptakan senjata-senjata Kahyangan Hai sehingga Hayah Jaka sengkala itu pun mendapatkan hadiah berupa kerajaan Surati Hai Jaka sengkala menuruti nasehat Sang guru dengan berat hati Ia pun mohon pamit Hai pendeta Usman Adji melepas kepergian muridnya itu dan meramalkan telah mereka akan bertemu lagi di Pulau Jawa yang terletak di seberang Tenggara Hai Jaka sengkala tiba di kerajaan Surati Hai dari kerajaan Bani isra'il menuju kerajaan Surati Jaka sengkala tidak lagi terbang di angkasa seperti yang sudah-sudah Tetapi lebih memilih berjalan kaki menyusuri jalur darat Hai sesampainya ditempat yang dituju yang disambut dengan hangat oleh sang ayah yaitu Batara nggak jadi ke Hai Adapun saat itu batarang Ghazali telah menjadi raja dengan bergelar Prabu iwasaka Hai Jaka sengkala pun diangkat sebagai Pangeran mahkota kerajaan Surati dengan bergelar Raden Aji Saka Hai rahayu-1 mati nuhun nuhun nuhun hai hai Hi Ho

No comments:

Post a Comment

Kisah-legenda

Dahulu, wilayah bangsa Indonesia pernah menguasai lebih 2/3 Muka Bumi?

Misteri Candi Cetho, Candi Sukuh dan Candi Penataran Candi Cetho •  Cetho Temple ( lat=-7.5957324 ; lon=111.1582518)  • * Candi Sukuh •  Suk...